Jakarta, [bhayangkaranews.id] - Wabah virus corona telah menyebabkan semua sendi perekonomian tergoncang. Tak terkecuali di sektor industri media secara global di Indonesia.
Karena itulah, stakeholder di bidang industri ini melakukan sejumlah langkah untuk meringankan sektor media akibat hantaman wabah corona. Diantaranya membahas sejumlah insentif yang bisa diberikan pemerintah kepada sektor media.

Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh bersama para konstituen diantaranya dari PWI, IJTI, AJI, SPS, ATSI, SMSI, PFI, serta Forum Pemred telah membahas persoalan tersebut dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartato melalui Video Conference.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Nuh menyampaikan poin-poin yang diusulkan Dewan Pers dan Konstituen kepeda pemerintah. Dalam surat usulan mengenai insentif Pemerintah untuk keberlangsungan perusahaan pers dalam masa Covid-19, dinyatakan perlunya perlindungan terhadap industri pers di tengah krisis akibat Pendemi Wabah Virus Corona yang dialami berbagai Negara saat ini.

Sementara itu, Airlangga menyatakan, pemerintah memasukkan industri pers dalam stimulus bagi badan usaha. Hanya saja permintaan terkait listrik gratis tidak bisa dikabulkan karena sudah ditentukan hanya dibebaskan untuk pelanggan dengan 450 KV dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 KV.

“Untuk pengurangan pajak prinsipnya disetujui, kecuali pajak penghasilan sampai Februari 2020. Poin-poin yang diusulkan Dewan Pers akan dibahas dalam paket kebijakan lainnya yang akan dikaji oleh pemerintah,” ucap Airlangga.

Poin yang disampaikan Dewan Pers kepada pemerintah diantaranya penghapusan kewajiban pembayaran PPh 21, 22, 23, 25 selama tahun 2020. Penghapusan PPH omzet untuk perusahaan pers tahun 2020. Penangguhan pembayaran denda-denda bayar pajak terhutang sebelum 2020. Pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan tahun 2020 ditanggung oleh negara. Pemberlakuan subsidi 20 persen dari tagihan listrik bagi perusahaan pers selama masa pandemi berlangsung, serta pengalokasian anggaran diseminasi program dan kinerja pemerintah untuk perusahaan pers yang terdaftar di Dewan Pers [Agency News]