Kediri, [bhayangkaranews.id] - Sebanyak 1.038 Anggota Polresta Kediri yang terdiri dari anggota Polri, ASN dan PHL Polresta Kediri melaksanakan rapid test sebagai deteksi dini pencegahan Covid -19 di lingkungan Polresta Kediri dan Polsek Jajaran.

Petugas medis dari Urkes Polresta Kediri  dan tenaga medis RS Bhayangkara mengawali pemeriksaan dengan mendata identitas dan riwayat peserta . Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah di ruang Rupatama Polresta Kediri

Kapolres AKBP Miko Indrayana S.I.K menjelaskan bahwa tujuan Rapid test yang diikuti 1.038 personel tersebut merupakan upaya untuk mendeteksi kondisi kesehatan anggota Polri, ASN dan PHL sekaligus untuk mencegah penularan Covid-19 diantara sesama anggota maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Pihak Polri khusunya Polresta Kediri terus berkomitmen mencegah penyebaran virus Covid-19, salah satunya dengan melakukan skrining berupa rapid test. Kegiatan rapid test tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan seluruh personel dan keluarga selama masa pandemi Covid-19 ini. “Harapannya, melalui rapid test ini kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,

Dilakukannya rapid test masal salah satunya mengingat petugas kepolisian bertugas di lapangan dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Petugas kepolisian langsung bersentuhan dengan warga, dan bertugas melakukan pengamanan Pilkada serta kegiatan operasi kepolisian sehingga sangat riskan terpapar Covid, sedang untuk hasilnya akan kami informasikan kepada anggota langsung,” tambah Kapolresta Kediri

Dijelaskan. apabila dari hasil rapid ini   terdapat anggota yang reaktif tentunya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan perawatan terhadap anggota dan kita juga lakukan rapid kepada keluarganya.

[Red | Rs]