Medan, [bhayangkaranews.id]Calon Wali Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution berjanji akan membangun tanggul di Medan Utara. Bobby mengaku bakal berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk penyelesaian masalah banjir rob, dan pembuatan tanggul berbiaya Rp1,6 triliun di Medan Utara.

Hal itu disampaikan Bobby dalam keterangan persnya, Selasa (13/10/2020). Bobby mengatakan, kewenangan pemerintah pusat ada pada empat sungai besar yang ada di Medan yakni sungai deli, sungai belawan, sungai babura, dan sungai denai. Kemudian tiga sungai kecil yaitu sungai bedera, sungai selayang dan sungai putih yang merupakan saluran primer, kewenangan dan pengelolaan sungai di pemerintah pusat melalui BBWS.

Untuk mengatasi masalah banjir di daerah medan utara, menurut Bobby, solusinya adalah membangun tanggul rob atau bendungan. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan koordinasi dengan pemerintah pusat karena pembiayaannya yang sangat besar.

“Makanya saya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membantu pembuatan tanggul berbiaya Rp1,6 triliun ini,” kata Bobby.

Bobby menawarkan tiga solusi untuk mengatasi permasalahan banjir di Medan. Pertama, normalisasi sungai sekaligus maintenance yang dilakukan pemerintah pusat, berkoordinasi dengan provinsi dan kota. Kedua, revitalisasi perbaikan drainase oleh Pemerintah Kota (pemkot) Medan, antara lain dengan membuat biopori, pembuatan sumur resapan, dan pembuatan kolam resapan atau retention pond.

Ketiga, penanaman kembali hutan bakau. “Jika normalisasi dan revitalisasi ini tidak segera dilakukan, maka akan terjadi backwater (aliran balik). Karenanya harus segera dilakukan,” ujar Bobby yang berpasangan dengan Aulia Rachman pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Bobby juga memaparkan misi menjadikan Medan Bercabang (bersih, cantik tak ada lubang), Medan Tanpa Macet, Medan Bersih, penyelesaian masalah tenaga kerja, juga UMKM dengan program Medan Sakasanwira (satu kelurahan, satu sentra kewirausahaan), Medan Sehat, Medan Pintar serta Pembangunan Destinasi Wisata Terintegrasi.

Anggota DPR Sukur Nababan meminta Bobby dapat menjadikan Medan sebagai miniatur kepimpinan Indonesia. “Pemimpin di Medan harus menjadi pemimpin semua agama, tidak boleh berkhianat untuk kepentingan dan ego,” kata Sukur. [025-BS]