Simeulue, [bhayangkaranews.id] - Sudah biasa bagi masyarakat di kepulauan Simeulue Aceh, ketika melihat kegiatan Personil Polri Polres Simeulue berikan Himbauan, hampir setiap hari dan malam mereka berkowar-kowar terus mengingatkan kepada masyarakatnya agar tetap Memakai masker jika keluar dari rumah dengan menggunakan Alat pengeras Suara. Jum'at malam (30/10/2020).

Disela kegiatan itu, jurnalis bhayangkaranews.id ini mencoba mengkonfimasi kepada Humas Polres Simeulue, Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui IPTU D.Aritonang yang memimpin kegiatan itu, Mengatakan," Sudah Banyak upaya-upaya yang terus kami lakukan dengan tegas, terarah dan Humanis, supaya  masyarakat sadar akan pentingnya masker demi untuk kesehatan bersama, dan cegah Penyebaran Covid-19 diwilayah kepulauan Simeulue, Aceh. namun..? masih juga kami menemukan Pengendara yang tidak menggunakan Masker.

Mudah-mudahan kedepan kami tidak lagi menemukan warga yang tidak matuhi Protokol kesehatan," pungkasnya

"Masker itu sangat penting sekali, lanjudnya, Maskermu melindungi ku..? Masker ku melindungi mu..? jadi kita semua harus saling Melindungi, agar terhindar dari wabah Virus Corona yang kita tidak tau dimana keberadaan Virus itu," jelasnya

"Sebanyak 11 pelanggar Pengendara terjaring pada saat sejumlah personil melaksanakan Razia Masker Operasi Yustisi malam ini yang berlokasi dijalan persimpangan Polsek Simeulue Timur," jelas IPTU D.Aritonang yang memimpin giat itu

"lanjutnya lagi, Sarana seperti Spanduk bertuliskan Wajib Gunakan Masker, alat pengeras suara, dan mobil patroli yang bertuliskan Ayo Pakai Masker, Patuhi 3M Kami persiapkan untuk memaksimalkan upaya pendisiplinan masyarakat."

Kita hampir setiap hari menggelar operasi dan razia masker. Jadi masyarakat makin waspada,

"Dengan adanya operasi dan razia masker yang dilakukan setiap hari dan malam dengan diikuti pemberlakuan sanksi, teguran, mudah -mudahan masyarakat akan sadar dan mengerti tentang pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Karena selain kita berikan teguran, kita juga memberikan pemahaman pada mereka yang melanggar," terang Aritonang  [053-DE]