Cianjur, [bhayangkaranews.id] - Guna kemajuan bersama menuju pembangunan masyarakat yang mandiri dan Kuat dalam Ekonomi Badan  Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Majalaya laksanakan Musdes 2020-2021 bertempat di Aula Desa Majalaya Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur pukul 09:00 s/d 13:00 WIB. Kamis, 19/11/20.   

Burhanudin ,selaku Ketua BPD Majalaya. Menuturkan bahwa Guna melaksanakan ketentuan pasal 79  Ayat 2 Point b dan Pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia  Pasal 31 Permendagri No 114 Tahun 2014 Tentang Pembangunan Desa Atas dasar diatas Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSREMBANGDes) untuk Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Anggaran tahun 2021. 

Kami laksanakan hari ini, alhamdulilah acara dapat dihari oleh Kepala Desa Majalaya beserta Jajarannya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bidan Desa, MUI, LSM, Ketua CDOB Cipanas dan Tokoh Masyarakat beserta para tamu undangan.

           
Lebih Lanjut dijelaskan adapun hasil dari diadakannya musdes BPD Desa Majala pihaknya dapat menampung aspirasi masyarakat untuk pembangunan di Desa Majalaya untuk tahun 2020-2021 tidak terlepas dari RPJMDes adapun  yang menjadi acuan sebagi Prioritas Utama pada Musdes kali ini ada 2 Skala Prioritas utama yang  menjadi Prioritas Utama adalah adanya Pembinaan dalam  Pembangunan dan adanya Pembinaan Perekonomian Bagi Masyarakat jelasnya. 
                   
Diketahui sejak wabah virus corona melanda dunia mengancam perekonomian dan kehidupan Umat Manusia pembangunan di Desa Majalapun terkena imbasnya dimana pembangunan tahun 2020 ini tidak terealisasi dan untuk anggaran pembangunan sendiri digunakan untuk penanganan Covid-19. Maka anggaran tersebut jadi prioritas ditahun 2021 mendatang, seperti diketahui dalam Poling Desk dimana Poling Desk sudah masuk dalam Rencana Pembangunan di tahun 2020 jadi kita Prioritaskan, Ujarnya. 


Karena dalam suasa pandemi Covid-19 untuk durasi pelaksanaan Musdes sendiri kita laksanakan dengan sistem Musyawarah Dusun yakni kita laksanakan Mus des ini dengan sistem dipercepat dan dipersingkat  dengan menggunakan methode atau alur yang dilakukan dengan Sistem Musyawarah Dusun kemudian melaksanakan Musdes lalu melakukan Verifikasi dengan Tim 11 dimana Tim 11 adalah 3 Orang dari Pmerintahan Desa 5 Orang dari Tokoh Masyarakat / Tiap Dusun 2 Orang dari LPM dan yang terakhir 1 Orang dari Kepemudaan. Pungkasnya. [050-HAG]