Cianjur , [bhayangkaranews.id] - Setelah dilakukan pencarian Nelayan yang tenggelam di Pantai Jayanti Desa Cidamar Kecamatan Cidaun akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dimana diketahui Jenazah atas nama Taufik Bin Asam (16) ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB di titik koordinat 07 30 14 S-107 20 10 E dengan jauh 500 M dari lokasi tenggelamnya korban.

Supriono, selaku Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung menyatakan bahwa “Kita menemunkan korban sudah tak bernyawa di koordinat 07 30 14 S-107 20 10 E atau 500 meter dari lokasi kejadian,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung

Lebih lanjur dijelaskannya bahwa Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah terlebih dulu dievakuasi ke Puskesmas Cidaun kemudian diserahkan kepada keluarga korban.

Pada Pukul 16.00 WIB setelah ditemukannya korban unsur SAR yg terlibat kembali ke kesatuannya masing dan dilakukan penutupan Operasi SAR

“Sebelumnya korban dilaporkan terjatuh saat menjaring ikan pada Kamis, 05/11/20.     

                  

Diketahui dimana Korban merupakan warga Kampung Cibeet Rt01 Rw10 Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun” pungkasnya.

Unsur yang terlibat dalam pencarian Nelayan yang Hilang Tenggelam di Pantai Jayanti yanki Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Koramil Cidaun, BPBD Cianjur, Retana (Relawan Tangguh Bencana), Damkar Cianjur, Scout Rescue Cianjur, Tagana Cianjur, BFN (Brother For Nature) Kabupaten Cianjur, Orari Cianjur berikut nelayan Nelayan setempat.  [050-HAG]