Simeulue, [BhayangkaraNews.id] - Penyelewengan  Dana Desa Sua Sua Kecamatan Teupah Tengah  Kabupaten Simeulue, di duga sengaja di Ulur ulur kepala Desanya untuk menyerakan ke Rana Hukum,Rabu(4/11/2020)
 
Media ini memintak konfimasi Kepala Desa Sua Sua Safrisal mengatakan" jangan muat dululah dimedia karna Saya ingin tetap menyelesaikan nya secara melalui Desa dan saya pun saat ini terus berkordinasi dengan saudari Elsa Mantan kasi keuangan Desa yang sudah di berhentikan itu,
 
Apalagi Saat ini sebagian Uang yang telah terpakai Oleh mantan kaur keuangan Sudah di Cicil nya sebanyak Rp 4,500,000,  (empat juta lima Ratus Ribu rupiah) Selain itu masih di usahakan, apalagi Pak camat pun sudah menyetujuinya untuk di selesaikan di Desa, juga sudah saya desak terus saudari Elsa Mantan Kaur keuangan desa Sua sua bersama keluarganya agar bisa segera menyelesaikan Bangunan yang belum siap itu,"katanya kades safrisal
 
"Memang di akui Pemeriksaan dari Inspektorat yang telah di laporkan oleh masyarakat desa saat itu memang benar, LHP nya pun sudah lama dikeluarkan Oleh inspektorat lebih kurang sudah 3 bulan yang lalu, namun itu semuah tetap kita akui,"ujarnya pak kades
 
Sala seorang Toko masyarakat inisial (A) mengatakan kepada media ini" Kami masyarakat di desa Sua sua ini Agak juga heran tentang penyelesayan pengrehapan Mesjid kami yang Anggaran nya bersumber dari dana Desa pada tahun 2019 tidak kunjung Siap siap sesuai kontrak nya, sehingga saat ini pun masyarakat tidak bisa merasa aman melaksanakan Sholat di mesjid ini,
 
"Sebenarnya sudah bukan saat nya lagi menyelesaikan pekerjaan sekarang ini 
karna Anggaran nya bukan Anggaran tahun 2020 saat ini, tapi itu Anggaran masa tahun 2019 lagi,
 
Bisa jadi dokumen laporan pertanggung jawaban keuangan tahun 2019 yang di serakan pada saat itu tidak sesuai laporan hasil pekerjaan nya dilapangan,
 
"Karna apabilah disesuaikan dengan hasil pekerjaan nya yang ada di lapangan maka bisa jadi terancam Anggaran Dana Desa di Tahun 2020 ini tidak bisa di cairkan,"pungkas nya 
 
Diduga ada Permainan peraktek kotor yang di lakukan oleh pemangku kepentingan dalam pengelolaan Anggaran dana Desa itu, Sehingga saat ini khawatir laporan pertanggung Jawaban keuangan itu lebih banyak bohong nya dari pada benarnya,
 
"Sangat tega mereka masih mau melakukan kecurangan terhadap desa nya sendiri apalagi itu adalah Bangunan mesjid tempat kita ber ibadah,"pungkasnya
 
Selain itu apabila di lihat kembali dengan  pembangunan lain nya yang terkait dengan Anggaran dari dana Desa kami ini tentu banyak di temukan yang buat asal asalan yang penting dapat untung, padahal Dana ADD dan DD itu tujuan Pemerintah untuk Kemakmuran masyarakat desa itu sendiri,"ujarnya
 
Ketua BPD Desa  Sua sua Sahmal mengatakan" Kami dari pihak BPD Sudah melaporkan segala permasalahan nya ke Camat dan ke Inspektorat, tapi di sayangkan tidak ada titik penyelesayan nya Sampai saat ini, bisa di katakan masyarakat sedikit kecewa,
 
Juga saya merasa heran kepada pak kades selalu mengulur ulur kan penyelesaian nya, sebaiknya Kepala Desa melaporkan segera kepada penegak hukum jika memang ia merasa benar agar ada titik penyelesayan nya nanti, sehingga tidak menimbulkan carut marut saling tuding sesama masyarakat," pungkas Sahmal Ketua BPD
 
Camat Kecamatan Teupah Tengah Ali Afwan  mengatakan kepada media ini,"kalau tentang Permasalahan Berbagai Pembangunan yang terlantar di Desa Sua Sua Sangat berat bagi saya untuk menjelaskan nya,
 
Karna Saya sendiri sudah Capek untuk urusan itu, suda beberapa kali saya ingatkan maupun bahkan sudah di tegur dengan keras juga perna saya turut serta menghadiri musyawarah di Desa, namun tidak ada tanda tanda niat yang baik menyelesaikan nya,

Kini Sudah sama kita lihat sendiri di lapangan tapi sampai saat ini tidak juga ada sama sekali perbaikan nya, jika itu suda ke Rana hukum pasti akan terlihat di LHP itu semua pekerjaan dari Anggaran dana Desa itu, bukan masaalah Rehab mesjid dan pembangunan Gedung Serba guna itu saja, tetapi akan kelihatan sampai penimbunan Jalan,  tentu imbasnya jadi besar," tuturnya Camat
 
Di LHP nya kan Sudah jelas hasil nya yang di Periksa Oleh inspektorat Kabupaten Simeulue, itu saja sudah meng arah ke Audit Hasil temuan, kalau sudah begitu tidak bisa main main lagi, tapi heran nya juga sampai saat ini tidak di indah kan sama sekali, cuman bagi saya silakan saja kalau ada yang  mau menyerahkan ke ranah hukum biar juga ada yang mempertanggung jawab kan, agar menjadi Contoh bagi yang lain "pungkas nya Camat, Aliafwan, [053-DE]