Cianjur [bhayangkaranews.id] - Diketahui dimana  di Kabupaten Cianjur Program  yang sudah lama dijalankan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur membuahkan hasil. Pasalnya, program yang sudah berjalan lama tersebut menjadi salah satu pilot project di BNN RI. Selain itu, BNN Kalimantan Timur pun sampai melakukan kaji banding di Pendopo Kabupaten Cianjur bersama dengan BNNK Cianjur dalam memberantas peredaran narkoba.

Asep Suparman  selaku Asda III Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat menyatakan      “Saya mengapresiasi bahwa memang Cianjur dengan berbagai pengungkapan kasus dari tahun ke tahun, memungkinkan kami untuk bekerja sama dengan seluruh jajaran sampai tingkat desa untuk melaksanakan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” jelasnya.

Lanjutnya,  Dalam penilaiannya Kabupaten Cianjur telah berhasil dari sisi program Desa Bersinar dan efektif dalam meminimalisir peredaran gelap narkoba.

“Kita melihat, ini suatu pencapaian yang luar biasa dan tentunya keberhasilan dari program yang dijalankan,” terangnya.

AKBP Basuki, selaku Kepala BNNK Cianjur, menuturkan bahwa program Desa Bersinar terus didorong karena dirasa sudah berhasil dan kini menjadi pilot project di tingkat Nasional.

“Maka ini dari Kalimantan Timur ingin mengadopsi hal-hal yang terkait dengan program Desa Bersinar. Kita menjadi penting karena kita bisa memberikan sumbangasih kepada daerah lain,” paparnya.

Dirinya menambahkan, hal ini sebagai pencapaian terbaik. Sebab, baru Kabupaten Cianjur yang bisa melaksanakan program pencegahan narkoba dengan sangat baik dari anggaran Pemda Cianjur.

“Di samping itu juga dalam kurun waktu tiga tahun yang mendapatkan rekor muri dalam deklarasi hanya Cianjur dan akan kita perluas lagi ke seluruh desa, karena ini dirasa sangat efektif untuk pemberantasan dan pencegahan.

Kita kerahkan juga tim seperti relawan di setiap lingkungan,” pungkasnya. [050-HAG]