CIANJUR, [bhayangkaranews.id] -  Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman secara pribadi  mengakui siap untuk menjadi orang yang pertama kali melakukan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Lanjutnya, ia telah mendapatkan informasi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bahwa vaksinasi akan segera dilakukan dan semua daerah harus sudah memulai simulasi vaksinasi.
“Barusan saya mendapatkan informasi dari Gubernur Jabar, bahwa vaksinasi akan segera dilakukan dan mungkin untuk Cianjur saya akan menjadi orang pertama yang divaksin,” jelasnya kepada www.bhayangkaranews.id pada Rabu 30/12/20.

Hal senada disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy menuturkan, bahwa vaksinasi Covid-19 yang direncanakan dilakukan pada 22 Januari 2021. “Dimulainya sendiri rencana pada 22 Januari, tapi apakah akan langsung dilakukan ke daerah atau tidak. Karena yang terpilih sementara ada tujuh provinsi, masih menunggu kabar dari pusat,” paparnya.

Irvan menjelaskan, dosis vaksin tahap pertama yang akan diberikan di Cianjur sebanyak 5.000 dosis untuk prioritas tenaga kesehatan dan pihak yang membantu fasilitas kesehatan.
“Di Kabupaten Cianjur untuk yang awal itu ada 5.000 nakes atau personil yang membantu dan mendukung fasilitas kesehatan. Lalu selanjutnya TNI, Polri, dan ASN kurang lebih 1,8 juta per tiga juta dosis,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan hingga kini belum ada perubahan terkait pembiayaan vaksin untuk masyarakat. Vaksin Covid-19, menurutnya direncanakan tetap diberikan secara gratis.
“Sampai sekarang informasinya gratis, sesuai instruksi Presiden Jokowi,” Pungkasnya. [050-HAG]