CIANJUR,  [bhayangkaranews.id] -   Industri pariwisata di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kehilangan salah seorang tokoh sekaligus abdi negara yang sangat konsisten mengembangkan destinasi pariwisata.



Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yudi Ferdiana Meninggal dunia pada Selasa 15/12/20 pukul 05.50 WIB.

Yudi Ferdiana wafat di rumah sakit (RS) Sayang Cianjur untuk saat ini jenazah sedang disemayamkan di rumah duka tepatnya di BLK Resident Cianjur Jenazah Almarhum akan dimakamkan di Taman Makan Suralaya Cianjur.    

“Kami sangat kehilangan beliau yang selama ini sangat memperhatikan perkembangan pariwisata di Kabupaten Cianjur. Semoga almarhum mendapatkan tempat disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,”                             

hal tersebut dikatakan langsung oleh Nano Indrapraja selaku Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur pada Selasa pagi.

Menurutnya alumni STIE Pasundan Bandung (Magister Manajemen) tersebut dikenal sangat akrab dan terbuka kepada siapa pun. Begitu pun dalam hal pengembangan pariwisata di Kabupaten Cianjur, almarhum selalu meminta masukan dari berbagai pihak.

Ia juga sangat tanggap ketika kasus Covid-19 menunjukan tren kenaikan, ujarnya merekomendasikan agar Bupati mengeluarkan surat edaran agar Daerah Tujuan Wisata (DTW) ditutup sementara guna mengantisipasi terjadinya penularan virus corona.

Dalam satu kesempatan sesi tanya jawab dengan awak media,Yudi pernah menyampaikan bahwa pihaknya harus mengambil langkah tegas dengan menutup objek pariwisata yang berpotensi menimbulan penularan Covid-19.

“Saya ingin melindungi masyarakat Cianjur agar jangan sampai Virus tersebut masuk melalui tempat Wisata, kalau sudah masuk kan efeknya besar jadi kita harus pahami bersama,” jelasnya ketika itu.

Lanjutnya Diketahui Terakhir Yudi masih sempat menyampaikan sejak jauh-jauh hari pihaknya sudah berkoordinasi dengan para pelaku usaha pariwisata agar tidak menggelar event-event yang bisa memicu kerumunan saat malam pergantian tahun nanti.

“Saya yakin para pengelola atau pelaku usaha wisata sudah memahami langkah yang boleh atau tidak dilakukan selama kondisi pandemi covid-19 saat ini,” ujarnya.

Positif Covid-19, Kepala Dinas Pariwisata meninggal dunia dan dinyatakan positif covid-19.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, salah satu  orang terbaiknya meninggal pada pukul 05.00 WIB. "Pagi ini kami berduka, kepala dinas terbaik kami meninggal dunia, kami ingatkan lagi kepada semua warga Cianjur untuk tetap waspada," papar Herman di Pendopo, Selasa 15/12/20. Sampai 14 Desember 2020, hampir 10 bulan sejak Covid-19 diumumkan sampai ke Indonesia, di Jawa Barat tercatat 66.210 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 10.877 di antaranya dalam perawatan, sebanyak 54.276 orang sembuh, dan 1.057 meninggal dunia.

Di Indonesia sendiri, sebanyak 617.820 orang dinyatakan positif Covid-19, sebanyak 505.836 orang di antaranya sembuh, dan 18.819 pasien meninggal dunia. Pungkasnya  [050-HAG]