Cianjur,[bhayangkaraNews.id] - Petugas gabungan tengah mengevakuasi material longsor di Puncak Cipanas, Cianjur. Pohon tumbang yang disertai tanah longsor terjadi di Jalan Raya Ciloto Puncak Kilometer 86 Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 12.50 WIB.

Pohon tumbang itu berjenis kayu Ambon dengan diameter sekitar 60 cm, yang tumbuh di tebing yang labil, dengan kemiringan 80°, ketinggian 5 meter dan panjang sekitar 8 meter.

Aiptu Yayan Kurniawan, selaku Bhabinkhamtibmas Desa Ciloto Kec. Cipanas menjelaskan bahwa

“Pohon tumbang diakibatkan adanya curah hujan yang cukup tinggi selama dua hari berturut-turut, dengan disertai angin kencang. Sementara pohon cukup lapuk, serta akar yang sudah timbul keluar, karena terkikis hujan. Makanya pohon dan material tanahnya ambrol,”  Bhabinkamtibmas Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas,  pada Minggu 6/12/20.

Ia menuturkan, peristiwa pohon tumbang beserta material tanah yang ambrol itu mulai terjadi sekitar pukul 12.40 WIB itu menimpa salah seorang pengendara sepeda motor yang datang dari arah Bogor menuju Cipanas.

“Korban yang sempat tertimpa bernama Rahman (34 tahun) warga Kampung Cipeusing, Talagasari/Kadupandak. Ia mengalami luka lecet, dan kendaraan sepeda motor miliknya pun tertimbun,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya bersama pihak lain dan dibantu warga sekitar segera mengevakuasi korban. Termasuk mengajak warga setempat untuk bahu membahu membersihkan dahan dan ranting serta material tanah yang menutupi jalan.

“Jadi setelah didapati informasi bahwa terjadi longsor, kami langsung bergegas ke lokasi dan berupaya mengevakuasi longsoran itu. Termasuk melaporkan ke pimpinan, dan berkoordinasi dengan dinas terkait,” Jelasnya.

Penanganan di tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilaksanakan setelah pohon tersebut dievakuasi dan jalanan disemprot air. Sehingga antisipasi terjadinya lakalantas yang diakibatkan jalanan licin bisa dicegah pungkasnya. [050-HAG]