TASIKMALAYA, [bhayangkaranews.id] - Satpol PP kabupaten Tasikmalaya  bersama satpol  PP propinsi megelar oprasi protokol kesehatan dalam merangka menyambut tahun baru dan libur panjang bertempat di wilayah hukum kecamatan ciawi kabupaten Tasikmalaya.29/12/2020.

Herdiawan Kabid penegakan peraturan daerah satpol PP propinsi Jabar ketika di wawancara oleh awak media mengatakan kegiatan ini yang pertama tentu saja terkait dengan Natal dan tahun baru serta libur panjang ,kemudian yang lain nya adalah menegakan peraturan gubernur no 60 tahun 2020 terkait ketertiban kesehatan dalam merangka pencegahan covid 19 ,ucap nya.

Masih Herdiawan kita bekerjasama dengan seluruh kabupaten Jawa barat dan propinsi kabupaten /kota yang di nilai juga evaluasi ada kemungkinan zona merah .

Yang di harapkan adalah edukasi kepada masarakat bahwa covid 19 ini betul betul ada bukan konspirasi bukan juga akal akalan dari beberapa tokoh yang setara ini ada di tengah masarakat bisa jadi impormasi seperti itu lebih banyak di dapat oleh masarakat dari pada covid 19 yang terjadi di Indonesia ini terutama di Jawa barat husus nya di kabupaten Tasikmalaya.

Lanjut Herdiawan saat ini konsentrasi nya ada di tiga titik yang di pusat keramaian seperti tempat usaha,terminal ,pasar dan titik titik pertemuan warga atau masarakat baik dari luar atau dari dalam .

Karna ini daerah lintasan perbatasan Atara kabupaten dan propinsi sehingga banyak masarakat yang dari luar masuk ke kabupaten Tasikmalaya mungkin saja mereka membawa virus covid 19 ini.dan menyebar covid tersebut ke warga masarakat yang ada di Tasikmalaya.
Dalam oprasi sustisi prokes kali ini menghasilkan banyak pelanggaran bahwa masarakat  di masih kurang peduli terhadap apa yang pemerintah lakukan ,jadi ini akan menjadi PR kita mencari cara solusi yang epektip agar masarakat betul betul sadar dan betul betul membantu kita dalam pencegahan covid 19 tersebut.

Tindakan kedepan nya tentu saja kita berpikir pertama dari sisi oprasi kita juga dan pemerintah daerah sampai ketingkat desa mudahan mudahan ada perencanaan kegiatan yang bisa di lakukan yang bisa rencakan untuk pengamanan penanganan ,dan pencegahan covid 19di daerah masing masing ,unsur yang dilibatkan tentu saja pemeritahan daerah baik dari propinsi maupun dari kabupaten/kota termasuk juga para tokoh masarakat dan agama serta lembaga lembaga yang lain,pukas Herdiawan ,[048-HB]