CIANJUR,  [bhayangkaranews.id] -   Motor salah seorang Komisioner divisi (Koordiv) Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pacet, Kabupaten Cianjur, Rian Rizqi Fauzi Ridwan, Raib digondol maling, pada Minggu 14/12/20.

Sebuah motor Yamaha Vixion putih Nopol F 5106 ZR yang terparkir di depan Kantor Panwascam berhasil digondol maling, dengan kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Peristiwa tersebut diduga terjadi antara pukul 03.00-04.00 WIb. Pelaku yang kemungkinan mengawasi terus di kawasan kantor Panwascam itu akhirnya melancarkan aksinya jelang waktu subuh.

Rian (28) diketahui sebagai korban pemilik motor mengakui bahwa peristiwa tersebut baru diketahui setelah dirinya beserta rekan lain tengah melaksanakan piket jaga di kantor. Namun sekitar pukul 04.30 Wib saat ia terbangun ingin ke kamar mandi, dan merasa ingin melihat kendaraannya, ternyata benar motornya raib hilang.

“Saat akan ke kamar mandi saya merasa ada gak enak hati, pas dilihat ke luar ternyata motor kesayangannya sudah tidak ada,” ujarnya pada Senin 14/12/20.

Mendapati motor yang digunakannya sehari-hari itu telah tiada, akhirnya ia segera bergegas untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

“Padahal motor itu posisinya sedikit terhalang oleh salah satu mobil rekannya yang sama-sama terparkir di pelataran kantor Panwascam. Bahkan posisi mobil itu pun sedikit sudah beda,” tuturnya.

Dirinya mengakui pasrah atas musibah yang menimpanya. Namun tetap berharap, jika masih rezekinya, motor dan si pelakunya dapat ditemukan lagi.

“Ya mudah-mudahan ada hikmahnya. Mudah-mudahan bisa digantikan lagi dengan rezeki yang lebih,” kata dia.

IPTU Yudi Heryanadi selaku, Kanit Reskrim Polsek Pacet Kabupaten Cianjur,  membenarkan adanya peristiwa kehilangan motor di kantor Panwascam Pacet. menyebut, peristiwa itu diketahui setelah didapati laporan dari yang bersangkutan.

“Iya kang sudah saya terima laporannya pagi hari ini. Intinya kami masih berupaya mengejar pelakunya itu. Mudah-mudahan bisa ada titik terang dan berhasil ditangkap,” ujarnya pada Senin 14/12/20.

Lanjutnya untuk dugaan sementara pencurian  kendaraan bermotor ini dilakukan oleh para pelaku yang memang sudah berpengalaman. “Yang jelas pelakunya itu kemungkinan adalah komplotan curanmor yang berpengalaman. Sehingga bisa mengintai hingga berhasil mencuri,” kata dia.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, agar tetap menjaga keamanan dan terus waspada terhadap situasi dan kondisi di wilayah masing-masing.

“Kita tak pernah tau kapan musibah itu terjadi. Namun yang jelas harus tetap sama-sama waspada dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” Pungkasnya.  [050-HAG]