Kutacane, [bhayangkaranews.id] - Firniti (nama samaran) berusia 34 tahun, wanita penderita keterbelakangan mental, warga Kabupaten Aceh Tenggara (Agara). Ia menjadi korban nafsu bejat tiga pelaku yang salah satunya oknum polisi aktif di Mapolres Aceh Tenggara.
 
Mengetahui kejadian itu, ibu korban NW, 54 Tahun, seorang janda, langsung mendatangi Mapolres setempat pada hari Jum'at sekira pukul 18.00 WIB, melaporkan kejadian yang dialami anaknya. Laporan polisi tersebut tertuang dalam surat Nomor: LP/B/292/XI/2020/Aceh/ Res Agara, tanggal 27 November 2020.
 
Dua hari setelah menerima laporan Tim Resmob Polres Agara membekuk tiga pelaku pada Minggu 29 Nopember 2020 bersama barang bukti sehelai kain warna coklat. Pelaku berinisial HF, 29 tahun, warga Kisam Gabungan, HL, 45 Tahun, warga Kisam Lestari dan KZ, 36 tahun, warga Kisam Lestari yang juga anggota polisi aktif  di Mapolres Agara.
 
Kepada wartawan Kapolres Agara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, SH,SIK membenarkan kejadian tersebut. Kata Kapolres, kejadian bermula pada Jum'at 20 November 2020 sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu Ibu korban menyuruh korban untuk tidur siang.
 
Tapi, sekira pukul 15.00 WIB, ketika ibu korban NW terbangun tidak melihat korban di kamarnya. Dia lalu menyuruh anaknya (adik korban) untuk mencari korban. Keesokan hari, korban Firniti baru ditemukan di kawasan Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara. Saat itu juga korban langsung pulang dibawa ke rumah.
 
Kemudian korban Firniti menceritakan kejadian pelecehan yang dilakukan ketiga pelaku kepada dirinya. "Ibu Firniti yang mendengar cerita itu merasa keberatan dan langsung melaporkannya ke Mapolres Aceh Tenggara untuk pengusutan lebih lanjut," jelas Kapolres.
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, ketiga pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Agara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
"Mereka diancam dengan Pasal 285 Jo Pasal 286 Jo Pasal 289 tentang tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun," pungkas Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, SH, SIK mengakhiri. [066-M]