CIANJUR, [bhayangkaranews.id] - AKBP Muchamad Rifai selaku Kapolres Cianjur menyatakan, bahwa tim ini khusus dibentuk untuk mendeteksi perayaan pergantian tahun.
“Kami tidak hanya membubarkan kerumunan menjelang libur panjang natal dan tahun baru, namun warga dan pusat keramaian yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan mendapat sanksi tegas jika melanggar,” paparnya, pada Rabu 30/12/20.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai menegaskan, bahwa pihaknya tidak memberikan izin keramaian bagi siapapun.

Terutama untuk menggelar acara yang dapat mengundang kerumunan warga, sehingga berisiko tinggi terjadinya penularan Covid-19.

Kabag Ops Polres Cianjur AKP Alan Haikel menambahkan, untuk tim khusus ini nantinya bergabung dengan unsur lainnya seperti dari Satpol PP Cianjur, personel Kodim 0608, Dinas Perhubungan, PMI, dan BPBD.

Nantinya tim ini akan dibagi menjadi 3 tim, yang ditempatkan di lokasi berbeda.
Tim 1 dan 2 di wilayah puncak, di Pos Segar Alam dan di Polsek Pacet.
Sedangkan tim terakhir ditempatkan di TMC dekat Tugu Lampu Gentur yang menjadi pusat kota.

“Sasarannya yaitu tempat keramaian seperti tempat hiburan, rumah makan, dan cafe serta warung pinggir jalan yang tidak menutup tempatnya saat malam tahun baru nanti,” ungkapnya.

Lanjutnya,Selain itu langkah ini dilakukan agar jangan samapai ada kerumunan.
“Kita menjaga agar jangan sampai Cianjur ini akan menjadi cluster baru covid-19,” Pungkasnya. [050-HAG]