CIAMIS, [bhayangkaranews.id] -  Jajaran satreskrim polres kabupaten Ciamis Polda Jabar telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan gunaan narkotika dan obat parmasi di wilyah kabupaten Ciamis Jawa barat.pengungsi kapkan ini hasil dari penyidikan dan pengembangan yang dilakukan selama bulan Nopember dan Desember 2020.

Hari kami telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalah gunaan obat terlarang jenis sabu dan parmasi tampa ijin di wilayah kabupaten Ciamis Jawa barat ,30/12/2020.
Kapolres KB ciamis AKBP DONY EKA putra S I K, M H,dalam konversi Pres di depan loby utama Mapolres Ciamis jalan jund Sudirman no 271 sindang rasa kc ciamis KB ciamis Jawa barat.

Lanjut Kapolres menjelaskan  hasil pengembangan penyidikan kami berhasil mengamankan kan  satu orang tersangka dengan barang bukti jenis sabu bernama M (38)dan tersangka obat parmasi tampa ijin lk (20).

Dari tangan tersangka,polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 5'4 grm dan 3984 butir obat parmasi jenis hexymer, ucap nya,

Untuk tersangka parmasi jenis hexymer ,kara Kapolres ,pelaku bisa meraup keuntungan rp1juta setiap topls dimana tersangka bilamana tersangka memperoleh barang tersebut dengan membeli harga rp1,5juta dan di jual kembali seharga rp2,5juta tiap toplesnya.


Atas perbuatan tersangka ,M (38)melanggar pasal 112 ayat (1)dan ayat (3)UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun penjara.
Sementara untuk tersangka ik 20 melanggar pasal 196 pasal 197 UU RI no 36 tahun 2009  tentang kesehatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun penjara,pungkas kapores.[048-HB]