SIMEULUE, [bhayangkaranews.id]  - Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Koperasi Oriza Sativa, mulai membeli gabah Petani guna memenuhi kebutuhan Pangan, dan juga sebagai peningkatkan ekonomi Masyarakat setempat.

Transaksi Jual beli gabah Padi Petani ini tampak di Desa Lanteng, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue. Menggunakan becak motor petugas dari Koperasi lansung membeli gabah petani di tempat.Pada hari Jum'at (1/1/2021

"Hari ini seperti kita lihat bersama, bahwa program Pemerintah, Humasa Sebel atau Khumaha Heba sudah kita buktikan, Alhamdulillah sudah berhasil. Pemerintah saat ini pun sudah mulai membeli gabah dari Petani kita," Kata Ali Afwan, Camat Teupah Tengah, saat meninjau lansung jual beli gabah petani di Kecamatan setempat,.

Ke depan, dikatakannya, cara pikir petani harus bisa berubah. Petani jangan lagi berpikir bahwa padi hasil sawah yang diolahnya hanya bisa untuk konsumsi. Tetapi kata Ali Afwan, gabah yang dihasilkan bisa juga memenuhi kebutuhan sekunder lainnya 

"Dari hasil penjualan gabah, kita berharap petani bisa menyekolahkan anak ke jenjang lebih tinggi, membeli kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lainnya," Katanya.

Terkait harga, Camat ini mengatakan tergantung kadar air gabah itu sendiri. Untuk gabah dengan kualitas yang baik dibeli dengan harga Rp. 4.500. Perkilo gramnya, sesuai harga standar yang telah ditetapkan Pemerintah.

Jimatsah, salah seorang petani Desa Lenteng, Kecamatan Teupah Tengah, mengaku sangat mendukung program Pemerintah ini, dengan program ini ia bisa memenuhi kebutuhan hari - hari keluarga.

"Alhamdulillah, dari hasil jual gabah saya bisa beli Laptop anak kuliah dan bisa membeli kebutuhan lainnya," Katanya.


Ia berharap, ke depan harga gabah ini bisa lebih tinggi dibeli Pemerintah Kabupaten Simeulue dari Masyarakat,"pungkasnya, [053-DE]