CIANJUR,  [bhayangkaranews.id] - Komando Distrik Militer (Kodim) 0608/Cianjur, Jawa Barat menyiagakan personel sebanyak dua satuan setingkat pleton (SST) dalam mengawal pendistribusian hingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah itu.

Komandan Kodim (Dandim) 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, mengatakan dua SST dengan kekuatan sekitar 50 personel itu akan bertugas menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Puluhan personel TNI itu, lanjut Ricky, akan disiagakan di sejumlah rute perjalanan distribusi vaksin ke setiap kecamatan di Kabupaten Cianjur.  

“ Harapan kami, masyarakat Cianjur bisa menyambut baik dan mendukung terselenggaranya program vaksinasi Covid-19 ini,” ungkapnya pada Kamis 7/1/21.

Tidak hanya pengawalan, lanjut Ricky, jajarannya juga siap mengamankan dan pendampingan proses vaksinasi agar berjalan aman, tertib, lancar, serta tepat sasaran.

“Hadirnya vaksin ini menjadi harapan baru bagi masyarakat, dalam menjalani pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih terjadi. Tujuannya, mewujudkan masyarakat Cianjur sehat bebas Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Kabupaten Cianjur akan menerima distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 4.685 dosis pada tahap awal. Sasarannya para tenaga kesehatan yang tersebar di puskesmas serta rumah sakit.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, menjelaskan penerima vaksin tahap pertama di Kabupaten Cianjur di antaranya dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, dan tenaga analis laboratorium.

Dari jumlah tersebut, lanjut Yusman, akan didata ulang karena penerima vaksinnya harus mengisi formulir yang nanti diregistrasi pemerintah pusat.

“Pada tahap pertama, kami sudah mengusulkan sebanyak 4.685 orang tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin,”ujarnya                                   .                       

Lanjutnya. Namun,  sampai saat ini belum ada kepastian jadwal distribusi vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Cianjur. Informasinya, daerah yang akan menerima vaksin tahap pertama di Jawa Barat di antaranya Kota Bandung, Kota Bogor, dan Kota Depok.

“Jadi, untuk Kabupaten Cianjur sampai saat ini belum ada distribusi vaksin dari pusat maupun provinsi. Tapi rencananya tanggal 14 Januari ini ada beberapa kota dan kabupaten akan dicanangkan menerima vaksin. Kita masih menunggu gambaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Pemkab Cianjur sendiri sudah menyiapkan tempat penyimpanan vaksin seandainya nanti distribusinya tiba. Lokasinya berada di Gudang Farmasi di kawasan Pasirsembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. pungkasnya.  [050-HAG]