ACEH TENGGARA, [bhayangkaranews.id]Aktivis lumbung informasi rakyat (LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara secara tegas akan mendukung sepenuhnya Kasat Narkoba Iptu Sabrianda dalam membasmi peredaran narkoba di wilayah Bumi Sepakat Segenap ini. Iptu Sabrianda ini dalam beberapa tahun silam pernah menjabat sebagai Kapolsek Babussalam. rahasia umum di Kecamatan Babussalam dikenal masuk  zona merah dalam peredaran narkoba jenis Sabu, namun selama menjadi Kapolsek di Babussalam beliau terhitung berhasil menekan serta memberantas peredaran narkoba tersebut meskipum  belum maksimal.

Nah kali ini Iptu Sabrianda dipercayakan oleh Kapolda Aceh untuk menjabat sebagai kasat narkoba di Polres Aceh Tenggara, LIRA akan beri dukungan kuat kata M.Saleh Selian." Kita siap membantu kinerja kasat narkoba di lapangan.

Disamping itu Saleh Selian berharap kiranya Satreskoba menjalin komunikasi dengan masyarakat , pers serta Aktivis untuk bersinergi bagaimana caranya agar peredaran narkoba ditekan semaksimal mungkin.

Kata Saleh Selian jangan ada kesan seolah-olah pemberantasan narkoba hanya Serimonial artinya jangan hanya terlihat yang ditangkap adalah pemakai atau kurir sejatinya yang dicari adalah bandar Narkoba nah bila perlu dilakukan tindakan tegas karena bandar adalah perusak generasi .

Disamping itu PR yang ditinggalkan kasat  narkoba yg lama IPDA Andreas Ginting adalah Ratu Ekstasi 100 yang menjadi DPO Polres Agara sesuai yg diberitakan media Serambi beberapa bulan yg lalu , hal tersebut LIRA akan menyurati pihak Irwasum polri, Pungkas Saleh Selian 

Disamping itu pastikan orang yang direkrut menjadi personil Satreskoba adalah betul - betul bersih misalnya jangan direkrut apabila desanya pun termasuk zona merah narkoba sebab kita kuatir ada asumsi publik ada  permainan dilapangan  artinya tidak mungkin lantai bersih manakala sapunya tidak bersih " tegas Saleh Selian [066-M]