TANGERANG, [bhayangkaranews.id]  - Di duga ada nya pembiaran dan kurang nya kontrol dari pihak TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan) di wilayah kecamatan pakuahji kecolongan hingga ada suplayer yang mencolong start di dalam pendistribusian program bansos BPNT.

Taufik hermanto ketua DPC LEMBAGA ALIANSI INDONESIA kabupaten tangerang, mendapatkan laporan temuan dari anggota nya, terkait adanya pendistribusian program bansos BPNT di wilayah kecamatan pakuhaji,taufik yang biasa di sapa akrab TB,sangat 

menyayangkan ada nya oknum suplayer yang colong start, berarti ini kali kedua di wilayah kecamatan pakuhaji ada oknum suplayer yang colong start, menurut TB ini sudah sangat salah walaupun dan dengan alasan apa pun, di khawatirkan kejadian ini akan di ikuti oleh kecamatan lain.

Di tempat lain ari jahidi selaku Kadiv penelitian dan pengembangan DPC LAI divisi KGS, membenarkan jika kejadian itu telah terjadi pada tanggal 27 desember 2020,di kediaman bapak BN inisial, ari pun menuturkan jika menurut keterangan dari orang yang ada saat itu, di duga jika barang item ini di kirim oleh salah satu kepala desa pakualam,yang sering di sapa lurah opik (ropiudin),maka dari itu kejadian dan temuan ini saya laporkan kepada ketua DPC KGS LAI tangerang, tutur ari.

Tb menambahkan kejidian ini membuktikan jika pengawasan TKSK dan dinas sosial kabupaten tangerang bobrok hingga ada nya kelalaian dari TKSK dan kordinator daerah, hingga dapar terulang lagi,ada nya oknum supalyer yang colong start, harus di ganti itu TKSK TB menuturkan sambil tersenyum.

Dimana pengawasan TKSK dan KORDA dari dinas sosial kabupaten tangerang. [052-TH]