TASIKMALAYA, [bhayangkaranews.id] - Pekerjaan P3GAi di desa sukahening di duga kurang kualitas " di tanya kualitas pekerjaan wakil ketua kelompok tidak bisa jawab.

segala bentuk proyek pekerjaan yang di Danai oleh pemerintah atau negara seharusnya dengan kualitas yang bagus termasuk bahan material dan kinerja nya ,apalagi ini pekerjaan saluran irigasi p3a untuk masarakat banyak, seharusnya  dalam kulitas di utamakan  jangan asal asalan ,seperti proyek pekerjaan yang ada kp cihanyir desa sukahening kecamatan sukahening di tanya masalah kulitas pekerjaan wakil ketua kelompok Yaya tidak bisa menjawab .30/4/2021

Waktu di komfirmasi Yaya sebagai pelaksana wakil ketua kelompok pengurus pekerjaan P3A oleh media Bhayangkara News mengatakan, dalam pekerjaan ini semua nya 400 meter berjumlah anggaran 195 juta ,yang di kerjakan  30 orang pekerja ,


kalau sekarang pekerja sudah dikurangi karena masuk tahap finising kalau tidak di kurangi orang kerja takut membengkak tak kesampaiyan inti nya takut tidak beres .ujar yaya

Lanjut  Yaya ,untuk lebar pondasi 40cm untuk kedalaman pondasi hanya 30cm dan untuk tinggi nya 50cm jadi semua ketinggian pondasi. 80cm ,untuk saluran air nya 50cm,

Untuk  masalah kualitas pekerjaan kami tidak bisa menjawab itu ada di pengawas pendamping BBWS.ungkap Yaya

Di tempat yang sama Andri selaku pengawas sekaligus pendamping BBWS menjelas kan ,kami di tugas kan di dua desa yaitu desa sukahening dan banyurasa dari satu kecamatan ,untuk sukahening alhamdulilah dalam pogres pekerjaan aga cepet serta hasil pekerjaan pun tidak ada masalah untuk kedalaman pondasi kami ukur 30cm tinggi nya 50 cm jadi semua nya 80cm ,yang sudah terpasang sudah hampir 49%dan panjang nya yang sudah di terapkan 161 m, menurut Andri.


"setil " terkait banyurasa yang sudah menyebar luas di media onlane andri memapar kan ,terkait banyurasa  yang beredar berita medsos kami sudah tau itu hanya salah paham ,kami  sudah intruksikan kepada kades dan ketua kelompok, untuk pasang papan impormasi di lokasi proyek ,trus untuk masalah batu itu tidak ada acuan nya untuk batu poslen atau yang lain  itu tidak ada masalah,  ,untuk pondasi aman aman aja saya sudah cek dan permasalah itu hanya salah paham saja .menurut Andri

Tapi pantauan dari awak media , pakta di lapangan terkait kualitas dan pekerjaan serta bahan matrial masih banyak kejanggalan tidak berkulitas ,apa lagi dengan kedalaman pondasi tidak bakal ada 30cm ,bagai mana mungkin kulitas pekerjaan  begitu maksimal bahan material batu pun tidak pake yang ber kualitas bagus hanya kebanyakan pake batu korodok dengan alasan tidak ada acuan nya.maka itu dari pihak pemerintah atau dari BBWS Harus menerjunkan pengawasan yang profesional, jangan hanya sekedar kontrol aja harus teliti dalam pengawasan tersebut karna ini menyangkut keuangan negara bukan pribadi . [H-048/BT]