Tulang Bawang Bhayangkaranews.id-
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulangbawang terus melakukan berbagai inovasi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat meski ditengah Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19), Rabu, (26/05/2021).

Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Tulangbawang Yusrizal, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, (25/05/2021), bahwa untuk saat ini saja, bagi masyarakat yang ingin melakukan perekaman data kependudukan, tidak perlu repot-repot datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulangbawang, karena di Kantor Kecamatan siap melayani.

“Hanya tinggal 3 Kecamatan yang belum bisa perekaman, yaitu Kecamatan Menggala, Menggala Timur, dan Gedung Meneng, itu karena alatnya rusak dan hilang, InsyaAllah Tahun 2022 pengadaan alat perekaman, rencana jika disetujui APBD murni Tahun 2022, 15 Kecamatan se-Kabupaten Tulangbawang lengkap bisa melayani,” ungkap Yusrizal.

Untuk masyarakat yang datang langsung ke MPP Tulangbawang, guna mengurus data Kependudukan dan lain sebagainya, Yusrizal menerangkan, bahwa pihaknya tetap melayani, namun secara bergantian, agar tidak terjadi penumpukan, dan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi jika bisa, masyarakat tidak perlu menunggu berlama-lama, yang penting datanya lengkap, kita suruh pulang, jika sudah jadi nanti kita kirim pdf nya, jika berbentuk dokumen, nanti kita antar ke Kantor Kecamatan masing-masing, kecuali memang data tersebut dibutuhkan saat itu dan mendesak, baru kita suruh tunggu,” jelasnya.

Pelayanan semi online tersebut, diantaranya dengan cara, pihak Disdukcapil telah menyiapkan nomor pihak pelayanan, sesuai dengan jenis pelayanan, KK, KTP, Akte, surat pindah, yang operator nya berbeda-beda.

“Begitu pula pelayanan konsolidasi data masyarakat untuk memperbaiki konektivitas data di server Pusat, yang gunanya seperti untuk pinjam dana di Bank, atau BPJS, dan juga layanan pengaduan, keluhan keterlambatan pembuatan, itu kita tanggapi semuanya, biasanya jika ada masalah seperti itu, karena ada kesalahan didata,” paparnya.

Dalam melayani kurang lebih 427.000 penduduk Tulangbawang, tentunya ada diantaranya masyarakat yang tidak mau atau tidak mengerti menggunakan pelayanan online ini, pihaknya pun tetap menerima pelayanan offline. “Dan warga yang datang, mau buat KK, KTP, Akte, tetap kita layani, asalkan tidak terlalu banyak, sebab kita masih anjurkan secara online,” tegasnya.

“Mengenai soal blangko E-KTP, saat ini kita tidak terjadi kekurangan, sekarang ini berapa banyak kita minta ke Pusat akan diberikan. Terkadang kendala belum jadinya data mereka karena warga kurang paham, sebab terkadang data kurang lengkap, seperti di perekaman, ada banyak juga yang kita temui data ganda, dan ini harus diperbaiki dahulu ke Pusat,” imbuhnya.

Untuk itu Yusrizal berharap kepada masyarakat, jika ada masalah didata Kependudukan atau sebagainya, agar bisa langsung datang saja ke Mal Pelayanan Publik Tulangbawang yang berada di Kompleks Perkantoran Pemda Baru, Kampung Tiuh Tohow, Kecamatan Menggala, agar apa yang dibutuhkan masyarakat bisa dilayani dengan sebaik mungkin.

“Sesuai dengan slogan kita Bergerak Melayani Warga (BMW) yang selalu diinstruksikan Ibu Bupati Tulangbawang Winarti, jadi jika ada masyarakat yang tidak sempat datang juga bisa menghubungi via WhatsApp, atau telpon dinomor telepon 0726 – 7576297,” tandasnya. 


( Darmisi-102 )