KUBURAYA - Kalbar (Bhayangkaranews.id) Pasca ludes terbakar pada awal Januari 2021 lalu, kini Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Terentang pun kembali diresmikan, pada Sabtu 22 Mei 2021.

Peresmian gedung baru Mapolsek Terentang diresmikan secara langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Drs. Remidius Sigit Tri Harjanto, S.H.,M.Si, dengan disaksikan pula oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo.

Dalam hal ini, Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Drs. Remidius Sigit Tri Harjanto, S.H.,M.Si berharap dengan peresmian markas baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

"Saat musibah kebakaran Polsek Terentang terjadi ini saya langsung memerintahkan anggota untuk melihat TKP, dan saya langsung laporan Kepada bapak Kapolri, dan dapat perintah dari Kapolri untuk segera di bangun kembali," ungkap Irjen Pol Dr. Drs. Remidius Sigit Tri Harjanto, S.H.,M.Si saat peresmian.

"Mako Terentang inipun di bangun oleh Masyarakat Terentang kemudian di hibahkan kepada Polri. Dengan hadirnya Polsek ini semoga dapat meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat," pesannya.

Sebagaimana diketahui, dibangun diatas luas lahan hampir 9000 meter persegi ini juga, Markas Polsek yang kini telah berpindah dari sebelumnya Desa Terentang Hilir, menjadi di Desa Radak II merupakan lahan sumbangan dari masyarakat desa setempat.

"Dengan lahan yang cukup luas dimiliki oleh Polsek Terentang, saya juga menyampaikan agar para Personil dapat melakukan dan membantu kegiatan ketahanan pangan kepada masyarakat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya AKBP Yani Permana menyampaikan bahwa rasa syukurnya atas pembangunan Mapolres Terentang yang dapat dibangun dalam waktu yang singkat.

"Puji sukur kita panjatkan kepada kehadiran tuhan SWT atas peresmian pembangunan gedung baru Mapolsek Baru ini. Dan perku kita ketahui bersama bahwa pembangunan mako polsek yang baru ini juga memakan waktu 15 minggu diawali dengan proses peletakan batu pertama oleh Wakapolda Kalbar sebelumnya, tantangan pembangunan ini sangat banyak terutama pengiriman barang materil bangunan," ujar AKBP Yani.

"Kami juga bersama Bupati dan ketua DPRD dalam waktu yang tidak lama lagi, bahwa akan di bangun jembatan yang nantinya akan berdampak dengan lingkungan yang ramai," sambungnya. (054_R)