KUBURAYA - Kalbar (Bhayangkara news.id)  Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kubu IPTU Salahudin menjelaskan kronologi terjadinya sebuah Tongkang ataupun Ponton yang yang tengah memuat Bauksit terbalik di perairan Laut Padang Tikar, kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin 24 Mei 2021.

Ia menuturkan, kejadian yang terjadi pada Minggu (23/5) itu bahwa berdasarkan keterangan Kapten Hilsan TB Mega Sukses 17 selaku rekan satu group PT Rimba Mega Armada, pada malam minggu mendengar monitor Percakapan di HT TB Armada Tran VII yang mengiformasikan Tongkang yang ditariknya mengalami Kebocoran.

Untuk itu, sekira pkl 09.00 wib Kapten Hilsan sudah membuat histori status tongkang Mega Prima 4 membawa bauksit sudah mereng dengan isi Bauksit.

"Maka pada hari itu juga sekira pukul 20.45 wib 2, kita mengiutus dua personel polsek Kubu untuk berangkat menggunakan speed Dinas Bhabinkamtibas untuk mengecek tkp terjadinya laka laut itu," terang IPTU Salahudin dalam keterangannya kepada Tribun, pada Senin 24 Mei 2021.

"Namun dikarenakan situasi malam hari kurang nya jarak pandang, dan gelombang besar membuat personel kami tidak bisa berangkat menuju tkp. Dan dilanjutkan pada tadi pagi," sambungnya.

Untungnya, saat kejadian itu tidak terdapat korban jiwa. Dikarenakan kata Kapolsek itu bahwa saat kejadian kecelakaan Tongkang itu tidak terdapat awak kapal diatasnya.

"Pada saat itu tongkang tidak ada orangnya. Dan sementara laka dikarenakan akibat tongkang bocor sehingga muatan mereng kemudian terbalik," sampainya. (054_R)