Kubu Raya- Kalbar (Bhayangkaranews.id) Polsek Batu Ampar Dibantu Basarnas, Airud Batu Ampar serta Masyarakat setempat bantu evakuasi dan pencarian korban setelah terjadinya laka air( sampan Kato ) di sungai Maklije ( tanjung gunung gadung ) Pada hari Minggu tanggal  30 Mei 2021 pukul 17.45 

laka air yang mengakibatkan sampan kato yang ditumpangi oleh keluarga Apriadi sekeluarga terbalik/tenggelam di perairan sungai Maklijah ( tanjung gunung gadung) 

adapun sampan kato terbalik/tenggelam menurut sdr Apriadi (39) di sebabkan oleh gelombang motor air ( motor penunpang bone ) sehingga sampan yang di tumpangi Apriadi sekeluarga terhempas dua kali oleh gelombang motor air bone ungkap Apriandi


kapolsek batu ampar Iptu kistoyo saat di konfirmasi mengatakan” kami telah menerima laporan adanya laka air yang terjadi di sekitar sungai Maklije tanjung gunung gadung Pada hari Minggu tanggal  30 Mei 2021 sekitar pukul 17.45 wib, setelah menerima laporan tersebut polsek Batu Ampar Bersama Airud Batu Ampar dan basarnas melakukan pencarian dan evakuasi” kata kapolsek

diketahui dari korban yang selamat Sdr Apriandi (39) bahwa ada 6 (enam) orang penumpang sampan Kato yang merupakan satu keluarga dan sampai saat ini dari 6 (enam) penumpang 2 (dua) orang selamat 1 (satu) meninggal dan 3 (tiga) masih belum ditemukanadapun Titik kordinat sampan Kato yg Terbalik -0.740311,109.535423 ,tambah kapolsek


Sampai saat ini anggota Polsek Batu Ampar  , Airud batu Ampar  , Basarnas KKU dan di bantu Basarnas dan masyarakat  batu ampar masih melakukan upaya pencarian Korban dengan Menyusuri Sungai Maklijah ( tanjung gunung gadung) Sumber Humas polres KKR (054_R)