Tulang Bawang - Bhayangkara News

Tugu Bola atau monumen yang sering dipakai sebagai simbol atau lambang dari kampung Sukarame, yang terletak di perempatan jalan, telah menghabiskan Dana Desa sebesar Rp. 7.206.800, untuk pengecatan Pembangunan Tugu Bola kampung Sukarame Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang Sabtu (26/6/2021).

Hasil pantauan Awak media bersama tim, terlihat dengan jelas, hasil pengecatan Tugu Bola atau Monumen dikampung Sukarame Kecamatan Meraksa Aji, diduga tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan masyarakat dan publik, pasalnya, Tugu Bola masih dalam keadaan buluk, pudar seperti disedia kala, tidak ada perubahan.
 
Dugaan kuat PJ Kepala Kampung Sukarame dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mencari keuntungan yang cukup Fantastis dalam pengelolaan Dana Desa Tahun 2021.

Salah satu warga masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya mengatakan, saya melihat waktu itu, pengecatan Tugu Bola hanya dikerjakan dua orang saja mas, selama dua hari saja, itu hasil kerjaan mereka, selepas itu saya tidak tahu mas.

“Kalau menurut saya mas, habis dicat oleh mereka, itu biasa-biasa saja mas, tidak ada perubahan masih seperti biasanya yang kami lihat, seharusnya mewahlah mas, kalau dananya besar untuk pengecatan Tugu Bola, itu apa’ “Panggah warna bien,” ungkapnya.

Sampai berita ini diterbitkan, PJ Kepala Kampung Sukarame dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tidak dapat ditemui, terkesan oknum-oknum tersebut menghindari awak media untuk dikonfirmasi terkait dugaan Mark’Up dalam pengecatan Tugu Bola.
 
Kepada pihak Institusi Hukum terkait di Kabupaten Tulang Bawang, agar dapat mengaudit secara tegas, pengelolaan anggaran Dana Desa tahun 2021, untuk Pengecatan Tugu Bola, yang diduga Mark’up Kampung Sukarame Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang.


( DARMISI - 102 )