CIANJUR [bhayangkaranews.id] - Geger seorang anak ditemukan meninggal dunia di Bendungan Irigasi Kampung Kulur RT 02/RW 07, Desa Ciherang Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu 12/6/21. sekitar pukul 16.30 Wib.


Menurut salah seorang warga, Didin, anak nahas itu mulanya ditemukan dua orang pemancing yang merupakan warga luar Desa Ciherang.


Kedua pemancing itu langsung melaporkan pada warga sekitar bahwa di Bendungan Ciherang ada balita mengapung di permukaan air.


“Warga setempat berhamburan lari. Setelah didekati ternyata benar adanya bahwa di bendungan ada balita mengapung di permukaan air, sudah tak bernyawa,” ujarnya.


Ia memaparkakan, bahwa mulanya warga sekitar tak mengenali anak yang meninggal dunia di Bendungan Ciherang Cianjur itu. Tak lama kemudian, ada warga yang memosting di media sosial FB mengenai kabar ini.  Selang 30 menit akhirnya ada orang yang mengetahui bahwa korban berasal dari Kampung Pasir Cinta RT 02/RW 06, Desa Ciherang berinisial MK. 


“Tak lama kemudian datang Bhabinmas, Babinsa, aparat Desa Ciherang melakukan evakuasi jasad MK. Langsung dibawa ke Puskesmas Ciherang,” tambahnya.


Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Ciherang, Aipda Ugun menambahkan, seorang anak yang meninggal dunia di Bendungan Ciherang Cianjur itu mulanya sedang bermain dengan kakaknya.


Diduga korban terpeleset dan tercebur ke saluran irigasi hingga hanyut terbawa arus air kurang lebih sejauh 1 Km. Saat itu ibu korban sedang menyusui anak bungsunya dan ketiduran.


Jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Ciherang. Setelah diperiksa, di bagian luar tubuhnya tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan melainkan meninggal dunia akibat tenggelam.


“Jasad korban dimakamkan di tempat pemakaman milik keluarganya di Desa Bojong Kecamatan Karangtengah,” pungkasnya. (050- HAG)