Tulang Bawang-Bhayangkaranews.id

Dana Desa seharusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, melalui Program Padat Karya Tunai Desa di situasi Pandemi Covid-19 saat ini. Namun lain yang terjadi dikampung Mulyo Aji, diduga PJ Kepala Kampung dan Tim Pelaksana Kegiatan TPK, tidak memprioritaskan dana desa dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.Senin (19/7/2021)

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pantauan awak media bersama Tim, Pembangunan MCK fasilitas umum Kampung Mulyo Aji, yang dianggarkan melalui dana desa tahun 2021, tidak ada bak mandi, bak penampungan air yang digunakan untuk mandi dengan gayung.

Mirisnya lagi, warga masyarakat setempat tidak dilibatkan dalam pembangunan secara Padat Karya Tunai Desa (PKTD). dugaan kuat PJ kepala kampung tidak mengikuti peraturan dan aturan dalam pengelolaan dana desa.


Menurut salah satu warga masyarakat setempat enggan disebutkan namanya, mengatakan,, Pembangunan MCK dekat musholla itu mas, yang mengerjakan hanya TPK, masyarakat tidak ada yang pada mau, dikarenakan upahnya murah tidak sesuai pada umumnya,

"Jadi Padat Karya Tunai Desa (PKTD) nya tidak berjalan, Padat karya tunai desa, diganti padat karya tunai TPK, TPK nya Sukaryanto, Pondeh, sama Sumaji, mereka lagi garap drainase depan pak Amir," ujar Narasumber nada kecewa.

Saat dikonfirmasi PJ kepala kampung Mulyo Aji, Slamet Guno Carito dan Tim pelaksana kegiatan (TPK) Sukaryanto, tidak pernah ada ditempat, terkesan menghindar dari awak media.14/7/2021

Kepada pihak instansi hukum terkait Kabupaten Tulang Bawang, agar dapat mengaudit atau kroscek, dugaan menyimpang dalam pengelolaan anggaran dana desa tahun 2021, Kampung Mulyo Aji Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.(Tim)

(Darmisi-102)