Tulang Bawang-Bhayangkaranews.id
Kepala kampung Gedung Aji kecamatan Gedung Aji kabupaten Tulang Bawang provinsi Lampung, berikan Hak Jawab soal pemberitaan terkait Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019, menyikapi pemberitaan Diduga keterlibatan Oknum Kepala kampung Gedung Aji.

Dalam Klarifikasinya, Jum'at 23 juli 2021, yang dihadiri kepala kampung Abdul Hamid, sekdes Adi Febriansah, kaur M.Thoha dan ketua TPK Eri Juanda Pratama, kepala kampung Abdul Hamid menyampaikan kepada awak media ini bahwa selama ini pihaknya terus melaksanakan program tersebut dengan mentaati peraturan yang dikeluarkan pemerintah baik pusat atau daerah kabupaten Tulang Bawang.

“Kami laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan semua Anggaran Dana Desa (ADD) itu di awasi oleh inspektorat dan BPK serta warga setempat, maka dari itu pihak pemerintahan kampung terus berkoordinasi tak kala ada hal-hal yang tidak dipahami agar kami bisa menjalankan sesaui peraturan yang berlaku”,Ujarnya.

Pada tanggal 28 juli 2020 tim inspektorat kabupaten Tulang Bawang IRBAN lV sudah pernah turun dan cek fisik di lapangan secara langsung terkait pelaksanaan APBKam tahun 2019, dari hasil pemeriksaan di lapangan oleh tim inspektorat kabupaten Tulang Bawang tidak di temukan adanya kegiatan fiktif, serta segala bentuk kekurangan yang di temukan dan sudah terselesaikan.

Abdul Hamid menjelaskan, kalau dimasyarakat pasti ada yang namanya pro dan kontra terkait anggaran atau pun pembangunan yang di laksanakan oleh pihak pemerintahan kampung, akan tetapi kalau untuk pemberitaan alangkah baiknya harus meminta keterangan jangan di salah satu pihak, tetapi harus berimbang karena kalau hanya di salah satu pihak akan terjadi kesalah pahaman yang berakibat meresahkan masyarakat, tetapi pada kenyataan nya tidak seperti itu.

"Sebenarnya ini perlu didudukkan pokok permasalahannya karna kalau kita belum tahu betul letak kesalahannya tentunya argumen juga tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan dan kami juga selalu mewanti-wanti takutnya anggapan masyarakat salah mengartikan terkait berita tersebut,"Ungkapnya.

"Terkait itu juga saya selaku kepala kampung Gedung Aji sangat menyayangkan akan berita yang terbit tetapi di lain sisi ini juga sebagai teguran untuk kita agar kedepan nya pembangunan Dana Desa yang bersumber dari APBN ataupun APBD ini akan kita tingkatkan agar kejadian kesalah pahaman ini tidak terulang kembali dan kami mengklarifikasi berita tersebut tidak lain hanya untuk meluruskan dan pandangan masyarakat tidak berpikir buruk,"Pungkasnya.


(DARMISI-102)