Tulang Bawang-Bhayangkaranews.id
Polsek Rawa Jitu Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukumnya.

Pelaku curanmor ini ditangkap hari Selasa (13/07/2021), pukul 19.30 Wib tanpa perlawanan saat sedang pulang kerumahnya di Jalan Durian, Kampung Gedung Karya Jitu.

"Pelaku curanmor yang ditangkap oleh petugas kami ini berinisial JI (32), berprofesi nelayan, warga Jalan Durian, Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang," ujar Kapolsek Rawa Jitu Selatan Iptu Wagimin mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, S.I.K., Rabu (14/07/2021).

Dari tangan pelaku ini, petugas berhasil menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Honda Vario warna merah BE 2749 NBK milik korban Adi Rustandi (28), berprofesi wiraswasta, warga Jalan Teratai, Kampung Gedung Karya Jitu.

Kapolsek menjelaskan, aksi (curanmor) yang dilakukan oleh pelaku ini terjadi pada Senin (22/03/2021), pukul 22.00 Wib, di depan rumah Ainun (saksi-red) yang berada di Jalan Durian, Kampung Gedung Karya Jitu.

Saat itu korban datang ke rumah saksi pukul 20.00 Wib, untuk memperbaiki aquarium, Ketika hendak pulang sekira pukul 22.00 Wib, korban kaget karena sepeda motor miliknya yang terparkir di halaman depan rumah saksi sudah tidak ada lagi.

"Korban berusaha mencari dan memberitahukan kepada teman-temannya, namun sepeda motor milik korban tidak berhasil ditemukan. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir sekira Rp. 10 juta dan melaporkannya ke Mapolsek Rawa Jitu Selatan," jelas Iptu Wagimin.

Berbekal laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelakunya. Informasi yang didapat, bahwa pelaku melarikan diri ke daerah Kuala Mesuji dan saat pelaku pulang kerumahnya petugas langsung menangkap pelaku.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Rawa Jitu Selatan dan akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.(*)

( Darmisi-102 )