Mempawah – Kalbar ( Bhayangkara.news.id ) Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diperpanjang. Hal itu dia sampaikan melalui konferensi pers yang disiarkan akun Pribadinya, pada Hari Selasa, (26/7/2021). Sebelumnya PPKM Mikro akan berakhir pada 25 Juli 2021, namun diperpanjangan hingga 2 Agustus 2021.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 1201/Mph Letkol Inf. Dwi Agung Prihanto mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan Seluruh Babinsa yang ada diwilayah untuk menjadi tenaga pelacak Covid-19 (tracing) sebagai bagian dari pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment).
“Target kita Seluruh Personel Babinsa untuk bersama-sama di 7 provinsi sebagai petugas tenaga tracer,” ujar Dandim.
Letkol Dwi Agung mengungkapkan bahwa para Babinsa sudah dibekali berbagai pelatihan untuk menjadi tenaga pelacak Covid-19.


“Agar selasai dengan standar operasional medis, kami sudah menentukan prosedur baku bagi Babinsa agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai tenaga tracing, yang nantinya akan dievaluasi per tiga hari,”katanya untuk mengontrol kinerja para Babinsa.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah Jamiril menyampaikan permintaanya terhadap TNI-Polri untuk mensukseskan pelaksanaan PPKM Mikro.
“Ya, Kami sangat membutuhkan bantuan personel TNI-Polri untuk mendukung pelaksanaan 3T,”ungkapnya. (054_R)