*KEGIATAN PENIMBANGAN TEBU DI DESA PESANGGERAHAN RESMI DI TUTUP*

- FORKOPIMKA jangkar dan perwakilan komisi tiga DPRD kabupaten Situbondo menggelar rapat mediasi terkait permasalahan terkait permasalahan dan bongkar muat di lahan milik salah satu warga desa Pesanggrahan jangkar kecamatan antara perwakilan warga dengan pengusaha tebu.

 

Rapat mediasi tersebut dipimpin oleh anggota dprd, bapak haji Lukman beserta bapak Zaidani, dengan menghadirkan kedua pihak antara pengusaha dan perwakilan warga dan juga di hadiri beberapa perwakilan di tiap-tiap instansi, diantaranya : diperdagin, Dpmptsp, Dpupr, dlh, dishub, pemerintah desa Pesanggrahan, TNI, polri satpol PP dan salah satu anggota LSM tamperak Situbondo, bertempat di pendopo kecamatan jangkar Jumat, 17 sept 2021. 

 

Dalam keterangan salah satu warga desa Pesanggrahan, Pak Bintan Suryadi mengatakan bahwa selama dua tahun tempat usaha timbang tebu di daerah kami cukup menggangu ketentraman warga dan itupun tidak pernah ada izin dari lingkungan sekitar


Kami tidak mau menghalangi pengusaha Yang berusaha di tempat kami, tapi harus tahu diri dalam melaksanakan usahanya. Baik dari pengaturan jam pembongkaran tebu pada malam hari maupun siang hari 


Sampahnya di tempat yang sama pengusaha pengiriman tebu keluar daerah, pak jais mengatakan akan menutup usaha tempat timbang tebunya dengan meminta waktu satu bulan, untuk membongkar alat alat milik saya yang di lokasi.


Dalam pernyataannya, sebagai salah satu penengah, anggota DPRD komisi tiga, bapak haji lukman mengucapan terimakasih kepada kedua bela pihak atas kesepakatan bersama, dalam acara mediasi pagi hari ini dan ucapan terimakasih  juga kepada forkopimka jangkar yang telah membantu menyelesaikan mulai dari sejak awal sampai acara mediasi saat sekarang ini, semuanya sudah clear tidak ada masalah lagi.( nara sumber "Samsu.k. ) 046 m®"