Tulang Bawang-[Bhayangkaranews.id]

Dalam memanfaatkan situasi politik untuk menarik simpati masyarakat dalam pilihan Kepala Kampung tahun 2022, Kepala Kampung Yudha Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang diduga melakukan program yang kontroversi. Selasa (07/09/2021).

Jhohanis Ginting selaku Kepala Kampung Yudha Karya Jitu mengatakan akan mengurus tanah bengkok milik Kampung yang selama ini tidak dikuasai oleh Kampung.

"Tanah bengkok berada di SK 15".

Dari sumber yg ditemui yang tidak mau disebutkan namanya rapat tersebut dihadiri seluruh pejabat Kampung yg masih menjabat saat ini dan 2 mantan pejabat Kampung serta Babinsa.

"Rapat tersebut dilakukan pada tanggal 2 September 2021 dibalai Kampung Yudha Karya Jitu". 

Dari hasil musyawarah yang dilakukan dibalai Kampung inti rapat tersebut akan mengambil tanah bengkok Kampung yang terletak di SK 15 padahal secara Peta Kampung yang dikeluarkan Departemen Transmigrasi (DepTrans) tanah bengkok letak nya bukan di SK 15 tapi letaknya di antara SK 3/4.

"Dikhawatirkan langkah program Kepala Kampung tersebut menimbulkan sengketa lahan dan mengundang permasalahan yg memicu bentrok fisik dengan pemilik lahan di SK 15 yang secara fakta mereka dapat tanah tersebut dari Departemen Transmigrasi dengan dasar surat SHP yg dikeluarkan tahun 1987".

Sampai berita ini di terbitkan Kepala Kampung belum dapat di temui untuk mengklarifikasi statement hasil rapat di balai Kampung yang nantinya akan menimbulkan suatu permasalahan di kemudian hari.

        [Darmisi-102]