KB Tasikmalaya ( bhayangkara news id) Singaparna - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menghadiri acara Pembukaan Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK)  dalam rangka Hari Santri Nasional yang diadakan Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Tasikmalaya di Pondok Pesantren Cintawana, Minggu (24/10/2021). 


Dalam sambutannya, Bupati ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Bupati berharap, kegiatan tersebut bukan sekedar event tahunan tetapi menjadi sebuah kesempatan kita terutama santri untuk lebih memperdalam dan memahami kitab kuning. Karena kitab kuning itu merupakan referensi hebat umat Islam. 


"Insyaa Allah kedepan kami membantu pengadaan kitab kuning untuk tahun 2022 karena itu salah satu kewajiban  pemerintah bukan kewajiban ulama. Jadi pemerintah harus peduli terhadap pesantren. Saya bangga dengan keberadaan Ponpes Cintawana. Ponpes telah menjadi pabrik manusia yang berakhlaqul karimah," sambung Pak Ade. 



Lebih lanjut, Bupati menuturkan Pemda Kab. Tasikmalaya telah membuat Peraturan Daerah  tentang fasilitasi pesantren. "Insyaa Allah Perda ini paling baik dan paling komprehensif di Indonesia. Bukan hanya berbicara tentang pesantren, tetapi pengakuan dan perhatian terhadap keberadaan dewan masyayikh" pungkasnya. 


Acara dihadiri pula Forkopimda Kab. Tasikmalaya, Ketua MUI Kab. Tasikmalaya, Kepala Kantor Kemenag Kab. Tasikmalaya, Ketua FPP Kab. Tasikmalaya, perwakilan SKPD, Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, dan undangan lainnya.

( Hb 048)