Mesuji-Lampung [Bhayangkaranews.id]
Seorang oknum Kepala Kampung Sidang Way Puji diduga memacing ikan di air yang keruh, impormasi yang didapat dari nara sumber, sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Hanafi alm, di Kampung Sidang Way Puji pada 31/12/2020 lalu.(06/10/2021)


Ketika dijumpai awak media dan pengawas dari Lembaga Kordinasi Pemberantasan Korupsi dan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia ( LKPK PAN RI) dikediaman pelaku beberapa waktu yang lalu, dari keterangan nara sumber, media ini bersama tim mendapatkan penjelasan, bahwa mereka sudah bebas dari Tahanan Lapas Menggala, pada bulan Agustus lalu.


"Menurut mereka waktu itu ingin mendatangi kediaman Rudy Kepala Kampung Sidang Way Puji, untuk mempertanyakan uang sebanyak  Rp.900.000.000,- untuk pengurusan perkara mereka yang sedang ditahan di Polres Mesuji, pada Tgl (31/12/2020) yg lalu, dengan uang sebanyak itu, kami tetap menjalani hukuman selama delapan bulan,"Tegasnya.


Sedang jumlah uang sebanyak itu berasal dari lima orang pelaku masing-masing menghabiskan uang sebesar Rp.60 jt.di x 5 orang pelaku sama dengan Rp,300.000.000,- ,"Paparnya dan kawan kawan, sebagai nara sumber pemberitaan media ini, sedangkan yg lain berasal 115 orang yang menggarap dilahan ditempat sengketa sehingga korban Hanapi meninggal dunia, Rp.4000.000.(empat juta) /ha, sama dengan Rp,460.000.000. selebihnya ditambah sumbangan dari warga desa setempat "Menurut pengakuan nara sumber kepada awak media.


Media ini bersama tim sudah mencoba beberapa kali menemui Kepala Kampung Sidang Way Puji tidak pernah berjumpa dan yang terahir awak media minta dengan Sekdes untuk menghubungi Kepala Kampung Rudy, melalui via telpon selulernya jawabannya saya sedang berada di sawah, nanti kalau saya sudah pulang akan saya kabari,"katanya.


 Kemudian R kawan dari Rudy Kepala Kampung Sidang Way Puji, mencoba menghubungi melalui via telpon alhamdulilah ada tanggapan yang positif dengan saudara R dan Kepala Kampung minta tunggu jam Tiga sore akan pulang dari sawah siap untuk bertemu dengan kami dari awak media.


Namun sayang nya janji dan harapan yang disampaikan Rudy, hanya isapan jempol belaka. sampai berita ini diterbitkan yang seharus kami wartawan mendapatkan hak jawabnya, terkait kebenaran dari impormasi yang disampaikan oleh nara sumber di atas, media ini menyayangkan sikap Kepala Kampung Sidang Way Puji, terkesan menghambat dan menghalang-halangi kerja wartawan untuk memenuhi unsur 5 w.1 h dalam menyampaikan impormasi ini kepublik.(Tim)

[ DARMISI-102 ]