Medan - [bhayangkaranews.id] Bertempat di sekretariat Sentra Unit UMKM Kelurahan Besar di jalan Tuar 3 No.52 Blok XI Griya Martubung, yang juga merupakan kantor dari UMKM Agro Millenials yang pada saat itu mewakili UMKM Agro Millenials bapak Abdul Muthalib,ST didampingi bapak Bambang Sinuhaji, SE menerima kunjungan pengurus Koperasi Sinnar Rezeki Bersama yang diwakili oleh bapak MT. Nahal Simanjuntak Sekretaris Koperasi Sinnar Rezeki Bersama, ibu Nelly Sri Rezeki Bendahara Sinnar Rezeki Bersama dan bapak Junaidi anggota Koperasi Sinnar Rezeki Bersama, Rabu- (13/10/2021)

Kedatangan pengurus Koperasi Sinnar Rezeki Bersama, adalah untuk menjalin kerjasama dalam bidang pemasaran produk milik UMKM Agro Millenials. "Pada dasarnya kita juga butuh perpanjangan tangan dalam memasarkan produk kami ini,  selain kami juga sudah punya sistem marketing yang dikelola secara profesional" sela pak Abdul Muthalib, ST.

UMKM Agro Millenials adalah produsen bubuk jahe merah, yang mengedepankan kemurnian bubuk jahe merahnya yang dikemas secara apik dan menarik. Saat ini Agro Millenials telah memasarkan produknya dibeberapa wilayah provinsi antara lain, Jakarta, Bandung, Surabaya, Magelang, Bali, Jayapura, Samarinda, Batam dan Padang.

"Saat ini kita masih produsen industri rumah tangga dan harapan kedepannya kita akan lebih besar lagi karena selain P-IRT yang sudah kita miliki, dan saat ini juga dalam proses pengurusan izin dari B-POM dan Lebel halal dari MUI." Papar bapak Bambang.

Disela perbincangan tersebut ibu Nelly Sri Rezeki yang juga pelaku UKM Telur Asin dan  juga Ketua Kelompok Pasar Tani Medan Berseri yang merupakan binaan Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan dan Dinas Kelautan kota Medan serta Ketua Poktan Tani Bahagia Kelurahan Besar mengajak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Semoga apa yang menjadi pertemuan kita ini, kelak kerjasamanya akan terjalin dengan baik, dan harapan saya juga marilah kita bergandengan tangan untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan di daerah kita masing masing dengan memperhatikan pelaku pelaku usaha kecil yang berada di seputaran kita" tutup pak Abdul Muthalib, ST mengakhiri perbincangan saat itu. (BS)