Dampak populasi limbah PTPN X Pg Lestari Patianrowo kec.Patianrowo Nganjuk Jawa Timur .Hari Jum'at tgl 1/10/2021 jm.21.05.wib semakin tidak terkendali dan luar biasa secepatnya dan debunya mengotori udara dan pemukiman warga.


Tutup giling di ahir bulan September samgat meresahkan warga yang mengakses udara limbah dari Pg Lestari jum'at jm 21.05 tampak sekali seperti hujan debu yang turun dari langit dan sekam,ampas yang belum terbakar juga arang pembakaran jatuh ke pemukiman warga.


 Sangat berbahaya bagi pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor yang melintas di arial Pg Lestaridan karena sangat menggagu jarak pandang dan juga dapat mengakibatkan kecelakaan karena kelilipen 


Hari sabtu Tim investigasi Bhayangkara news konfermasi ke warga ngerombot berinisial ( Gn ) juga Patianrowo ( Md ) dan Rowomarto ( Jd )..memang betul itu sangat luar bisa lebih parah dari hari sebelumnya "Pungkasnya.'


Hari sabtu tgl 2/10/2021.jm 9.40 wib Saya ( Mtd )sebagai warga yang memungkinkan limbah debu dari Pg Lestari dan sebagaiTim investigasi Bhayangkara news Bersama Tim monitoring Pg Lestari klarifikasi terkait limbah tersebut di pertemuan Pg Lestari


Kita bersama tokoh masyrakat dan tim monitoring bertemu  para pejabat terkait , HUMAS, SDM,KABAG dan WAKABAG setelah kami pertanyakan beberapa permasalah terkait parahnya populasi limbah debu dari Pg Lestari yang mencemari udara dan pemukiman warga 


Apakah ini ada unsur kesengajaan/human eror dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut juga tindakan" an apa / langkah" apa yang harus di lakukan oleh pihak Pg Lestari  ke pada masyarakat  yang terdampak limbah tersebut


Karena ini sangat luar biasa dampaknya seperti hujan debu yang turun dari langit warga sangat resah bahkan sebelumnya tokoh masyarakat dan tim monitoring sudah menyampaikan aspirasi keluhan masyarakat tapi cuma janji" saja yang di berikan ke masyarakat pembenahan ternyata dari awall sampai tutup giling bertambah parah siapa yg bertanggung jawab atas  kejadian ini 


Beliau ( KABAG) dan pejabat lainnya tidak ada yang menjawab seakan" lempar batu sembunyi tangan Biliau ( KABAG) menyampaikan kejadian ini tidak  ada unsur kesengajaan dan dari pihak Kami telah melakukan evaluasi pembenahan" an terkait populasi limbah tersebut 


Kami akui memang kejadian ini tidak seperti biasanya dan Kami minta ma'af kepada  semua masyarakat dan tokoh masyarakat yang terdampak populasi limbah dari Pg Lestari 


Kedepannya Kami akan melakukan membenahan dan belajar dari kesalahan ini,Kami akan mengoktimalkan paling tidak mengurangi populasi udara dan limbah debu Pg Lestari." Pungkas Beliau( KABAG )


Harapan dari tokoh masyarakat ( Hs ) juga menghimbau kepada pihak terkait dari Pg Lestari tolong masyarakat terjadi juga di perhatikan dan kedepannya jangan sampai hal seperti ini lagi.


Biar tidak jadi bumerang bagi pihak Pg Lestari kita seenergi tidak ada gejolak dari aktivitas masyarakat tentram nyaman dan damai Pg Lestari biar dan sukses, itu harapan Kita kedepannya "046 M®