JAKARTA.( Bhayangkara news id )

Saat ini Polri memiliki dua orang jenderal bintang tiga baru setelah resmi mendapatkan kenaikan pangkat bersama sembilan orang  perwira tinggi lainnya pada Rabu lalu.

Keduanya adalah Komjen Sutanto dan Komjen Ahmad Dofiri.


Diketahui bahwa Sutanto  adalah seorang Perwira Tinggi Baintekam yang saat ini ditugaskan sebagai wakil kepala badan Sybier dan Sandi Negara (BSSN).


Jenderal yang kini berusia 57 tahun ini adalah seorang alumnus Dari Akademi Kepolisian ( AKPOL) angkatan tahun, 1988, Kelahiran Surakarta, Adapun karier dari Sutanto yang dimulai di Papua tepatnya di Polres Jayapura dan Paniai. Dibumi Cendrawasih Sutanto bertugas dua tahun lebih.


Sempat di mutasi ke Lembaga Pendidikan dan Latihan ( Lemdiklat) Polri , Sutanto juga pernah bertugas di Polda Jateng serta Polda DIY, khususnya di bagian Intelijen, lima tahun di DIY,  pada 2001 Sutanto ditugaskan sebagai Wakapolres Gresik lalu Kanit subdit 1 Direktorat  intelkam Polda Jatim di tahun 2003.


Pada tahun 2005 hingga 2007, Sutanto memegang tongkat komando sebagai Kapolres Bangka Tengah dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dari sana Sutanto lalu mendapat Promosi jabatan sebagai Sebagai Direktur Intelkam pada2008 Polda Babel.


Di Babel Sutanto ditarik ke Baintelkam  Mabes Polri sebagai Analisis Utama tingkat III Biro Analisis Baintelkam Polri sebelum ahirnya ke BSSSN, Sutanto pernah bertugas sebagai Deputi VIII.Badan Intelijen Negara ( BIN).


Sementara itu Ahmad  Dofiri yang kini menjabat sebagai Kabaintelkam adalah Seorang jenderal kelahiran Indramayu Jawa barat,  4 Juni 1967, Dofiri juga adalah merupakan Seorang Lulusan  Akademi Kepolisian ( AKPOL) dan merupakan lulusan Pada tahun 1989, dan Beliau adalah seorang Peraih Bintang Adhi Makayasa yaitu seorang Lulusan Terbaik, yang kini menjadi seorang Jenderal Bintang Tiga.

(18/11/2021)

( Hb 048)