Jakarta " bhayangkara news id " ORGANISASI PROFESI YANG BAIK DAN BENAR ITU SUDAH PASTI AKAN MENGIKUTI ATURAN AD/ART YANG TELAH DITETAPKAN OLEH ATURAN ORGANISASI KARENA HUKUM PENYELENGGARAAN TERTINGGI ADALAH MELALUI HASIL-HASIL KONGRES YANG MENETAPKAN SEMUA ATURAN MEKANISME YANG BERLAKU TERHADAP ORGANISASI.


Jadi Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia setelah melakukan Kongresnya di Gedung Juang Menteng Raya 31 Jakarta Pusat bersama Program Kerja serta Akta perubahan telah di laporkan kepada Pihak Kemendagri melalui Dirjend Polpumbang serta Dirjen lembaga dan ke  Ormasan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk di Inventarisasi, Hal ini pun telah di tembuskan ke beberapa Instansi dan  Terkait.


Maka Program kerja Jangka pendek DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia adalah melakukan konsolidasi Organisasi dengan membentuk DPW/DPC Kabupaten Kota di Daerah daerah, hal ini mendapat mendapat berbagai respon dari kalangan Tokoh Masyarakat para elit politik yang di Jembatani Oleh Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Rusli Zamzami Said, Dari Politisi Golkar Bang Akbar Tanjung, Ketua DPD RI Lanyala Mataliti, Ketua KNPI Pusat Haris Pratama, Pengurus Himpunan Alumni Mahasiswa Islam Petinggi TNI dan Polri mengapresiasi dan memberikan Ucapan selamat terhadap Kongres DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia yang kita cintai bersama ini.

Ini merupakan bagian dari sejarah dan peran serta dari seluruh Jajaran Pengurus DPP dan Para Pembinanya.



TERUS MELEBARKAN DAN MENGEMBANGKAN SAYAP.

Dengan Profesional baik santun dan logika Berorganisasi maka muatan Organisasi ini banyak di minati Oleh Para Insan Jurnalis dan Praktisi Hukum Tokoh Masyarakat di Daerah membentuk DPW Provinsi DPC Kabupaten Kota Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia. Dengan usia kongres yang belum terlalu lama maka telah menghasilkan berdirinya DPW DPC DKI Jakarta, DPW DPC  Jawa Timur, DPW DPC Sumatera Utara DPW DPC Kalimatan Barat, DPW DPC Sumatera Selatan, menyusul Jawa Tengah Bali, dan Provinsi Jawa Barat.

Papua dan NTB.

Banyak permintaan daerah yang harus di layani dengan baik kerjasama dalam kebersamaan.


Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia adalah organisasi Profesi yang mandiri berjuang dan tidak mengemis mengembik dan mohon bantuan dan ataupun ada Ikatan terhadap Lembaga atau Partai Politik tertentu jadi murni Independen dan profesional.


Dari Aksi kegiatan Kegiatan Sosial selama Pandemi Covid 19 dan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia tetap melakukan Aksi Kemitraan Dengan Semua Pihak Baik Pemerintah Pusat maupun Daerah Baik dengan TNI dan Kemitraan Dengan Polri, aksi kegiatan dari Pembagian Sembako, Masker sosialisasi Tentang Pentingnya Protokol kesehatan itu dilaksanakan dengan baik Oleh Keluarga Besar Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia.


Aksi sosial Bedah Rumah Diskusi Publik Diklat Silaturahmi dilakukan Oleh DPW Povinsi Jawa Timur dan DPC Kabupaten Ponorogo.


Sementara Jawa barat dan Sumut lakukan Aksi sosial Berupa Santunan Yatim dan duafa yang dilanjukan dengan Diklat Jurnalistik yang nantinya akan di lanjutkan dengan Uji kompetensi wartawan yang merupakan bagian penting dari Tupoksi Seorang Jurnalis. Dan hampir semua kegiatan tersebut masuk di media Online kemitraan yang di publikasi secara Nasional sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan.


Jadi Kita semua Tidak ragu lagi terhadap Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia yang memiliki yel yel AWDI maju terus Jaya..!


Jadi Kita sudah berbuat yang terbaik buat Masyarakat dan Bangsa ini, kalau ada hal hal yang akan menggeboskan organisasi yang kita emban setelah dari perjalanan kongres kita itu hal yang biasa harus kita terima dengan bijaksana dan dewasa. Kita tak butuh argumentasi retorika indah apapun itu, biarlah seluruh kegiatan kita itu dapat dirasakan orang banyak dan Masyarakat yang menilainya.


Kini ditangan Andalah sebagai generasi penerus dari Perjalanan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Baik di Pusat Maupun di Daerah, Dengan Nalar dengan Logika yang terbuka apa adanya.


Dan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia akan senantiasa Kompak dan Profesional. (Budi Wahyudin syamsu ) Ketum AWDI.

( Hb 048)