Indah Khairani korban rampok yang ditikam 10 tusukan, ternyata Artis BigoLiveTikTok dan Instagram

MEDAN [bhayangkaranews.id] - Wanita yang ditikam dan dirampok di depan kampus Dharmawangsa bernama Indah Hairani (Indah Khairani) ternyata merupakan artis BigoLive Medan.

Pascakejadian yang dialaminya, kondisi Indah Hairani sudah mendingan dan sudah bisa diajak berkomunikasi.

Disinggung lebih lanjut soal kehidupannya, Indah Hairani mengaku dirinya memang aktiv di Bigo Live.

"Main Bigo Live itu sudah sejak tahun 2016," kata Indah Hairani. Pada tahun 2019, barulah akun Bigo Live nya berubah menjadi official.

"Dari tahun 2020 sudah mulai berpenghasilan, lumayan juga hasilnya," kata artis Bigo Live Medan ini.

Indah mengatakan, selama ini dirinya hanya berfokus bekerja di Bigo Live saja, dan tidak memiliki pekerjaan lain.

Saat disingung banyaklah penghasilan, tergantung, namanya kerjaan gitukan banyak uangnya, tapi tergantung juga. Sehari dua jam minimal harus live," ucapnya.

Selain Bigo Live, Indah Hairani juga eksis di aplikasi Instagram dan juga Tiktok.

Indah Hairani selalu tampil menggoda dengan pakaian minim. Kerap kali, Indah Hairani tak cuma mengunggah video saat dirinya bergoyang, tapi juga foto dirinya berpose seksi. 

Diketahui, Indah Hairani merupakan warga Jalan Sekata, Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Menurut artis Bigo Live Medan ini, pelaku yang menikam dan merampok dirinya adalah Muhammad Faris.

Kabar teranyar, Muhammad Faris sudah ditangkap petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan di kawasan Belawan pada Selasa (21/12/2021) kemarin.

Namun, polisi belum mau membeberkan lebih lanjut soal penangkapan ini.

Hanya saja, mobil Honda Brio merah BK 1273 ZA milik artis Bigo Live Medan yang sempat dibawa kabur oleh Muhammad Faris, kini sudah ada di depan markas Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus belum bersedia memberikan keterangan.

Sementara itu, Indah Hairani mengatakan dirinya masih trauma dengan kejadian yang dialaminya.

Namun begitu, saat ini Indah Hairani masih beristirahat di rumah sakit.

Indah Hairani ditikam dan dirampok kenalannya bernama Muhammad Faris pada Selasa (21/12/2021) dinihari sekira pukul 02.53 WIB.

Indah Hairani  mengatakan, setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan pelaku, belakangan tiba-tiba pelaku mencoba menghubungi dirinya, dan mengajak untuk bertemu.

"Kan sudah lama memang kami nggak ketemu, jadi tiba-tiba dia (pelaku) ini ngubungin aku, minta jemput ke Johor, adalah dua kali ketemu, yang ketiga kalinya ini kejadian," sebutnya.

Indah Hairani  menjelaskan sedang berjalan-jalan dengan pelaku yang mengemudikan mobil korban dengan nomor kenderaan BK 1273 ZA tiba-tiba berhenti di depan kampus Dharmawangsa, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat.

Pelaku yang berpura-pura mengambil tisu dari dalam tasnya, langsung menghujam pisau ke arah perut korban secara bertubi-tubi.

"Terkejut saya mencoba melawan, tapi dia (pelaku) kembali nikam aku, sambil narik tas ku. Terus bergelut kami di mobil itu, aku berusaha buka pintu mobil lalu keluar sambil merampas pisau itu," ungkapnya.

Indah Hairani mengatakan, setelah berhasil keluar dari dalam mobil dia pun berteriak minta pertolongan kepada warga. Pelaku yang diduga panik, meminta maaf kepada korban dan meminta korban untuk masuk ke dalam mobil.

Namun, Indah Hairani mengaku tidak mau dan pelaku mencoba menabrak korban tetapi korban mengelak.

Lalu pelaku "Minta maaf ke saya, dengan mengatakan ayo masuk.

Aku bilang nggak maulah, lalu  aku teriak-teriak di situ terus mau ditabrak nya aku, lalu dia lari bawa mobil sama handphone ku," katanya.

Indah menjelaskan, beruntung pada saat itu masih ada warga yang melintas di lokasi dan ia yang tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

"Setelah dari situ nggak sadar lagi aku, karena luka tusukkan ada 10 lubang, tapi aku sudah diambil laporan dari Polrestabes Medan," ucapnya. [Red-Ist]