Diperkirakan bayi tersebut adalah bayi berjenis laki-laki usia 8 bulan dalam kandungan yang mempunyai berat badan 1,6 kg,saat ini bayi laki-laki tersebut sudah di bawa ke Rumah Sakit BAM (Bukit Asam) dan akan dirujuk ke Rumah Sakit Rabain Muara Enim untuk perawatan lebih lanjut

Muara Enim-Sumsel [bhayangkaranews.id], Diduga dari hasil hubungan gelap, bayi yang diperkirakan baru lahir,yang masih lengkap tali pusar dan tembuninya ditemukan dalam kantong plastik warna hitam di depan kebun karet samping gang.saudara RT.08 RW.13 kel.Tanjung Enim kec.Lawang kidul oleh pedagang sayur, Nurhasanah (38) warga Tegal Rejo RT.02  kec.lawang kidul kab.muara enim Jumat (17/12/21).

Berawal pada pukul 06.00 wib ibu Nurhasanah berdagang sayur melewati daerah perkebunan karet gang.saudara RT.08 RW.13 tiba-tiba ibu Nurhasanah mendengar suara tangisan bayi, lalu ibu Nurhasanah mendekati suara tangisan bayi tersebut,betapa terkejutnya setelah mendapati bayi yang baru saja dilahirkan dan ditinggalkan begitu saja dengan kondisi memprihatinkan muka dan tubuhnya terdapat debu debu yang menempel seketika ibu Nurhasanah beranjak melaporkan penemuan bayi ke pihak yang berwajib,dan bayi tersebut langsung di selidiki oleh pihak yang berwajib

Diperkirakan bayi tersebut adalah bayi berjenis laki-laki usia 8 bulan dalam kandungan yang mempunyai berat badan 1,6 kg,saat ini bayi laki-laki tersebut sudah di bawa ke Rumah Sakit BAM (Bukit Asam) dan akan dirujuk ke Rumah Sakit Rabain Muara Enim untuk perawatan lebih lanjut

Setelah mendengar kabar penemuan bayi tersebut Camat Lawang Kidul Andrile  Marten,S.E langsung mendatangi rumah sakit Bukit Asam untuk melihat keaadan bayi laki-laki tersebut."Alhamdulilah bayi laki laki yang di temukan dalam keadaan sehat dan dirawat secara intensif di Rumah Sakit Bukit Asam,Tanjung Enim,sungguh memprihatinkan sekaligus mengiris hati apa yang kita saksikan ini saya atas nama pemerintahan kecamatan Lawang  kidul berharap dan berdoa semoga jangan ada lagi kasus seperti ini dimanapun juga" amiin ,ujar nya. (red-Reno)