Bhayangkara news id " Bandung, Polda Jabar.

‘B S’ diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Jabar. Kasus awal yang menjeratnya adalah pidana umum berupa ujaran kebencian. Setelah pemeriksaan ‘B S’ dijerat pidana khusus berupa dugaan menyebarkan berita bohong alias hoaks.




Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arief Rachman, mengatakan tim penyidik telah menemukan dua alat bukti sah yang mendukung penetapan ‘B S’ sebagai tersangka.


"Dengan demikian, penyidik telah dapat meningkatkan status hukum saudara BS menjadi tersangka serta saudara ‘T R’ sebagai tersangka," Ujarnya.

(05/01/2022)

( Hb 048) 

Sumber : humas