Penangkapan MG dibenarkan Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan, SH, SIK, MM melalui BA Subbag Humas Polres Nias Selatan Bripda Aydi Mashur kepada wartawan Rabu (16/03/2022). Ia mengatakan, bahwa penangkapan tersebut berdasarkan infomasi dari masyarakat bahwa adanya transaksi jual beli narkotika jenis sabu di salah satu sebuah warung yang berada di Jalan Lintas Telukdalam – Gunungsitoli simpang Mazino Kecamatan Toma Kab. Nias Selatan. 

Nias Selatan [bhayangkaranews.id], Satuan Reserse Narkoba Polres Nias Selatan menciduk salah seorang Mahasiswa Uriraya MG alias Mori Gohae (21) warga Desa Hilizalo’otano Kecamatan Mazino. MG diduga sebagai kurir narkotika golongan I jenis sabu yang hendak melakukan transaksi di sebuah warung di jalan lintas Telukdalam-Gunungsitoli simpang Mazino Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan (17/03/2022).

Penangkapan MG dibenarkan Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan, SH, SIK, MM melalui BA Subbag Humas Polres Nias Selatan Bripda Aydi Mashur kepada wartawan Rabu (16/03/2022). Ia mengatakan, bahwa penangkapan tersebut berdasarkan infomasi dari masyarakat bahwa adanya transaksi jual beli narkotika jenis sabu di salah satu sebuah warung yang berada di Jalan Lintas Telukdalam – Gunungsitoli simpang Mazino Kecamatan Toma Kab. Nias Selatan. 

Menindak lanjuti informasai tersebut Kasat Narkoba Polres Nias Selatan AKP Reinhard Sianipar, SH, memerintahkan Tim Opsnal Sat Reserse Narkoba Polres Nias Selatan untuk langsung melakukan penyelidikan. Lanjut Aydi Mashur.

Aydi Mashur menuturkan bahwa dari hasil informasi yang diperoleh, benar adanya pelaku yang melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Sehingga pelaku langsung diamankan dan diketahui bernama Mori Gohae Alias Mori (21) sebagai mahasiswa di Universitas Nias Raya (Uniraya). 

Ketika dilakukan penangkapan, ditangan tersangka ditemukan 3 (tiga) buah plastik bening kecil berisi serbuk kristal yang diduga keras narkotika Golongan I jenis Sabu. Akan tetapi saat melakukan penangkapan Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Nias Selatan sempat mendapat kendala dari sekelompok masyarakat yang berusaha menghalangi petugas dengan menutup ruas jalas.

Setelah dijelaskan, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Nias Selatan menghimbau dengan cara memberitahukan bahwa tersesangka yang diamakan adalah seorang pengedar Narkotika, Sempat terjadi cekcok antara petugas dengan sekelompok masyarakat, namun petugas berhasil mengamankan tersangka.

Dari penangkapan tersebut petugas menyita  sejumlah barang bukti berupa 2 (dua) bungkus plastik bening berisikan serbuk kristal sebarat 0.29 gram. 1(satu bungkus plastic bening berisikan serbuk Kristal seberat 2.06 gram, satu unit handphone genggam (android) dan uang tunai sebasar Rp. 55.000.

Kemudian Aydi Mashur mengatakan, saat ini tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu sudah diamankan di Mapolres Nas Selatan guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) dari undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara. Pungkasnya. (ULA)