SULAWESI SELATAN. (Bhayangkaranews.id). Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ina Kartika Sari menerima kunjungan Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Bidang Lingkungan Hidup bersama jajarannya di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PIM Ida Noer Haris Yasin Limpo menyampaikan terkait kedatangannya untuk menyambung tali silaturahmi dan sekaligus perkenalan organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Bidang Lingkungan Hidup.

Organisasi ini berharap dapat menjalin kerjasama yang baik dalam menjalankan program-program kerja DPRD Provinsi Sulawesi Selatan khususnya dalam Bidang Lingkungan Hidup, PIM juga berharap dapat menjembatani dan menyampaikan aspirasi-aspirasi masyarakat langsung ke DPRD Sulawesi Selatan terkait masalah Lingkungan Hidup, masalah limbah cair dan sampah. 

Ketua Bidang Lingkungan Hidup PIM Amyra Rachma menjelaskan "bahwa pertemuan dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan membahas fokus pada program kerja Bidang Lingkungan Hidup PIM yaitu tentang pengolahan sampah organik dan anorganik". Beliau juga menjelaskan "bahwa PIM Bidang Lingkungan Hidup telah memulai sosialisasi dan edukasi kepada ibu-ibu rumah tangga bagaimana cara mengolah sampah menjadi bermanfaat untuk masyarakat dan makhluk hidup lainnya, selanjutnya setelah melakukan sosialisasi dan edukasi kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan sebagai kontrol sosial". ujar Amyra Rachma

Ketua Umum PIM Ida Noer Haris Yasin Limpo juga menyampaikan, "Dengan kegiatan yang dilakukan oleh Bidang Lingkungan Hidup PIM ini diharapkan nantinya semua warga khususnya para ibu-ibu rumah tangga, mampu mengelola sampah secara baik dan bijak, dan dari hasil olah sampah tersebut, ibu-ibu rumah tangga mampu menciptakan sumber ekonomi kreatif dan sirkulasi berkelanjutan serta punya icon produk pupuk cair organik". ungkap beliau.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ina Kartika Sari sangat mengapresiasi dan mendukung program kerja orangisasi PIM di Bidang Lingkungan Hidup. Beliau sangat antusias sekali dengan program yang dilakukan oleh PIM Bidang Lingkungan Hidup, karena menurutnya selama ini sering terjadi sosialisasi saja setelah itu tidak ada kelanjutannya. Beliau mengungkapkan akan memasukkan program ini dalam rapat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk merumuskan anggarannya, sehingga dimasukkan kedalam RAPBD Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dapat membantu program-program pembinaan seperti ini, setidaknya fasilitas tempat sampah pilah dan komposternya.(BN100)