PANGANDARAN –" bhayangkara news id "
Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat S.H., S.I.K. bersama Forkopimda melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2022 (Pengamanan Idul Fitri1443 H).


Kegiatan tersebut berlangsung di Alun Alun Paamprokan, Jalan Pamugaran, No.16, Desa Wonoharjo, Pangandaran, Jawa Barat, Jum’at (22/04/2022).


Pimpinan Apel menyampaikan Amanat Kapolri (Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia), pihak Kepolisian akan melaksanakan Ops Ketupat Lodaya tahun 2022 sebelum hari Lebaran.


”Terkait Pos, kami akan menyediakan 3 jenis Pos yaitu Pos Penyekatan, Pos Pengamanan, dan Pos Pelayanan,” ujarnya.


Kata AKBP Hidayat masih membacakan amanat Kapolri, bahwasannya terkait pengamatan Pemerintah untuk peningkatan kasus Covid-19, terjadi peningkatan pada saat hari libur atau sejenisnya.

 

”Maka dari itu, kita harus memperhatikan dan melaksanakan kebijakan dari Pemerintah Pusat,” imbuhnya.


Kebijakan Pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi, sambung AKBP Hidayat, dengan hal ini terbukti dengan berdasarkan hasil survei Badan Litbang Kemenhub RI diprediksi sekitar 85,5 Juta masyarakat akan melaksanakan mudik.


”Operasi ketupat akan dilaksanakan dari mulai tanggal 28 April sampai dengan 3 Mei 2020, Operasi Ketupat ini akan melibatkan 144.382 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 87.880 personil polri 13.287 personil TNI serta 43.125 personil yang berasal dari instansi terkait,” bebernya.

 

Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2022, diantaranya Melakukan himbauan dan pengawasan kedisiplinan masyarakat terhadap Prokes, Mendorong pengelola tempat wisata untuk memastikan aplikasi ”Peduli Lindungi” terpasang dan harus benar-benar digunakan.


”Melaksanakan penjagaan dan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah idul Fitri di masjid masjid maupun di lapangan, dan Mengawasi sepenuhnya persyaratan perjalanan mudik,” pungkasnya.

Hb 048/ Deded.

HMS