ANDI SYAFRANI Presiden DPP Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA )

KUTACANE  - [bhayangkaranews.id] Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)  berencana mengirim Tim Advokasi mendampingi, dewan pengurus daerah organisasi tersebut, dugaan pengancaman kadernya dilakukan oleh Oknum Polisi aktif di jajaran Polres Kabupaten Aceh Tenggara.


Andi Syafrani Presiden organisasi, kepada media mengatakan, pengiriman TIM Advokasi  bagian dari tanggung jawab organisasi dalam menjaga kader mereka didaerah.


" Kendati masalah ini sebenarnya bukan perkara hukum, namun persoalan Etika semata, seharusnya dapat diselesaikan secara Etik" Kata Andi Syafrani, juga pakar hukum tata negara dan  pendiri kantor hukum Andi Syafrani & CO Law Office, kepada Rakyat Aceh, dalam rilisnya.


Dirinya mengakui perkara yang terjadi di DPD LIRA Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Sebenarnya bisa diselesaikan secara etis, tanpa dibawa ke ranah hukum. Namun hingga kini dirinya belum menerima informasi adanya solusi agar masalah ini selesai dengan baik dan kekeluargaan.


" Kita tentu mengedepankan islah dalam penyelesaian masalah warga yang tidak menyangkut kepentingan negara. Terlebih 

Di bulan suci Ramadhan, untuk berlomba melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk umat dan mengenyampingkan perbedaan yang tidak penting agar tercipta kerukunan," jelas Andi Syafrani juga mantan pengacara Pilpres Jokowi - Makruf 2019 silam.



Disisi lain, dirinya 

mendukung penegakan hukum dan etika untuk aparatur negara, khususnya kepolisian, di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dengan memproses laporan yang disampaikan oleh Ketua DPD LIRA Aceh Tenggara M.Saleh Selian. 


Seraya mengimbau agar relasi antara kepolisian dengan organisasi masyarakat sipil terbangun lebih baik dan mengedepankan sikap saling menghargai untuk kepentingan publik. 


" Semoga ini tidak terulang, dan alangkah baiknya agar aktivitas kelompok masyarakat sipil dilindungi oleh penegak hukum sebagai bagian penting dari proses demokrasi bangsa," harapnya.



M.Saleh Selian pegiat LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) resmi melaporkan dugaan pengancaman oleh Ajudan bupati Aceh Tenggara, Ke Propam Polres Aceh Tenggara, Jumat (8/4).


Laporan diterima, AIPDA Jhon Karnedi Desky, surat tanda penerimaan laporan Nomor: STPL/01/IV/HUK.12.10/2022. 


Dalam laporan M.Saleh.S, pelapor atau bersangkutan telah melaporkan tentang terjadinya Peristiwa/ perkara berbuat arogan terhadap masyarakat, pada tanggal 8 April 2022.


Sesuai denga laporan polisis Nomor: LP/B/01/IV/ HUK.12.10/2022/Propam tanggal 8 April 2022.[]MH