Madina// [bhayangkaranews.id], Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mandailing Natal,, Novan Hadian, SH MH kepada wartawan dalam keterangan Pers nya Kamis (2/6/2022) menjelaskan,


Bahwa Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Mandailing Natal (Madina) telah menahan dua tersangka perkara dugaan korupsi Dana BOS Afirmasi dan Kinerja Tahun Anggaran 2019 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, 


Lebih lanjut dijelaskan bahwa ke 2 tersangka telah dilakukan penahanan yaitu, Andriansyah Siregar selaku Manager BOS pada Dinas Pendidikan Kabupaten Madina dan Rahmat Budi Mulia Hasibuan selaku rekanan pengadaan barang dan jasa Afirmasi,


Tambahnya untuk mempermudah proses penyidikan berikutnya Kedua tersangka langsung digelandang ke hotel prodeo Lapas Penyabungan.

 

Menurutnya Novan,, berdasarkan hasil audit oleh KAP kerugian negara sebesar Rp.746.678.964,00,- (Tujuh ratus empat puluh enam juta enam ratus tujuh puluh delapan ribu sembilan ratus enam puluh empat juta rupiah). 


Penahanan terhadap keduanya dilakukan karena sudah dua kali dipanggil oleh pihak penyidik namun tetap mangkir, 


Sehingga pada panggilan ketiga dilakukan penahanan untuk mempermudah proses hukum selanjutnya,


 dimana saat penahanan para tersangka didampingi oleh penasehat hukumnya. 


Lanjutnya,,, tidak tertutup kemungkinan pada proses berikutnya  akan ada tersangka baru selain kedua tersangka karena kita masih terus melakukan penyidikan dalam perkara ini,  papar Novan,,

(Rajasobu)