Karawang " Bhaysngkara news id" Guna memperjelas sebuah perkara sekaligus menjawab keresahan warga dengan tujuan memberikan ketenangan dan kenyamanan warga masyarakat di kabupaten Karawang yang menjadi wilayah hukum Polres Karawang Polda Jabar .


Jum'at 10/6/2022 sekira Pukul 10 :00 Wib telah digelar Konfrensi Pers terkait dugaan pelanggaran UU Ormas dan dugaan pelanggaran pasal 107 KUHPidana serta dugaan pelanggaran UU No 1 Tahun 1946 peraturan hukum pidana ,yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Khilafatul Muslimin.


Kegiatan yang di gelar tepat di depan Looby Mapolres Karawang Polda Jabar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono SH Sik MH CPHR, dalam kesempatan ini Kapolres didampingi Ka-Kesbangpol Linmas Kabupaten Karawang H.Sujana SH dan para Tokoh Agama ada juga unsur dari Kemenag Karawang, FKUB dan MUI Karawang , turut Wakapolres Karawang Kompol Agoeng ,Kasat Reskrim Polres Karawang AKP A.Bastomy serta Kasie Humas Polres Karawang Ipda Richie.

Kapolres menjelaskan" berawal dari adanya sebuah kegiatan konvoi pada tanggal 29/5/2022 yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Khilafatul Muslimin, sekira 103 orang ikut serta dalam konvoi tersebut ,ada yang membawa Spanduk dan pamflet , dengan rute perjalanan dimulai dari Cikampek lintas kotabaru menuju jalan Syeh Quro Wadas dan kembali lagi ke Cikampek.


Telah diketahui bersama , dampak dari kegiatan konvoi bawa spanduk serta pamflet bertulisan Khilafatul Muslimin ini , berdampak resah warga , setelah itu sigap ,kami pun mulai melakukan pendalaman " terang Kapolres


Lanjut Kapolres" setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan lanjut riksa para saksi, begitu juga dengan saksi ahli turut kami periksa ,ada ahli pidana,Sosiolog, bahasa,Kominfo" beber Kapolres .


Di Tanggal 8 /6/2022 Polres Karawang melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang berada di wilayah kecamatan Kotabaru yang diduga sebagai sekretariat , ditemukan panah,pamflet, buku dan sejumlah uang yang diduga ada kaitannya , dengan dugaan pelanggaran pidana, barang bukti pun kami sita ,dari hasil gelar perkara yang kami lakukan , Kami pun menetapkan Dua orang menjadi tersangka dalam ungkap kasus ini , inisial HM berumur 60 Tahun /Swasta beralamat Purwakarta yang telah mengikuti organisasi ini sejak 2008 sebagai pimpinan Khilafatul Muslimin daerah Purwasuka dan EU Berumur 44 Tahun sebagai pimpinan Khilafatul Muslimin Karawang sekaligus sebagai koordinator dalam kegiatan konvoi yang dimaksud dari hasil penyelidikan sama dari 2008 EU telah bergabung" tegas Kapolres


Kini pelaku terancam dengan Pasal ,

1. Dugaan pelanggaran pasal 82 Ayat 2 ,Jo pasal 59 Ayat 4 ,UU No 16/2017, tentang Perubahan Atas UU No 17 /2013 tentang Ormas menjadi UU dengan ancaman pidana 5 Tahun hingga 20 Tahun.


2. Dugaan melakukan pelanggaran Pasal 107 ayat 1 KUHPidana tentang makar.


3. Dugaan pelanggaran Pasal 14 ayat 2 atau pasal 15 ,UU No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana" tutup Kapolres

(Hb/deded) 
Hms