Muara Enim [bhayangkaranews.id], Diduga akibat kelalaian ( Human Error ) dalam mengemudikan kendaraan angkutan berat dan faktor teknis kendaraan angkutan , Dua armada angkutan milik PT Putra Karo Mandiri , Mengalami kecelakaan beruntun di desa Darmo kecamatan Lawang kidul kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan,(16/06/2022).



Mobil berjenis Mitsubishi Fuso Fighter berwana orange berjenis heavy duty 6X4 HD dengan tanpa menggunakan Tanda Nomor Kendaraan ( TNKB ) dan bernomor lambung 011 dan satunya lagi , Dengan jenis yang sama bernomor lambung 004 milik Perusahaan pengangkutan batubara PT Putra Karo Mandiri .

Dari informasi yang dihimpun awak media di lapangan , Data awal yang diterima menyebutkan kejadian yang bermula dari konvoi dua kendaraan angkutan batubara milik perusahaan yang sama , Kendaraan dengan Nomor lambung 011 menabrak dari arah belakang kendaran didepannya dengan nomor lambung 004 , yang mengakibatkan kendaraan 004 terbalik dan menghajar toko bangunan milik warga desa Darmo , Supriyadi .


" Dak tau persisnyo pak , cuma tengah malam kiro kiro jam 2 malam , Tau tau tedengar bunyi bae , dan ruponyo ado mobil tumburan ," Sebut Ny Supriyadi , Mengawali bincang dengan awak media di lokasi kejadian .


Lanjutnya , Dugaan rem blong menjadi penyebab kecelakaan tersebut ketika dirinya menyempatkan untuk bertanya kepada salah seorang sopir mobil yang mengalami kecelakaan tersebut .


" Mobil tu konvoi , kato sopirnyo , rem blong , pas turun tanjakan itu , mobil oleng dan nabrak mobil kawan nyo dewek . Mobil pertama nabrak toko kami dan muatan batubara tumpah di halaman rumah dan mobil kedua yang nabrak pagar rumah tetanggo kami disebelah ," Sebutnya .


Dari lokasi kejadian , Terlihat tumpahan batubara yang memenuhi halaman rumah Supriyadi tepat dihalaman depan rumahnya dalam posisi terbalik dan yang satunya menabrak pagar rumah warga lainnya .


" Kerusakan bangunan toko dan pagar , untung Bae , mobil kami dalam garasi sedang dipakai , jadi kerusakan bangun itu Bae , Kami jugo rugi untuk perbaikan toko dan pagar .Kiro Kiro 75 juta rupiah " Tuturnya , Ketika ditanya kerugian yang ditaksir akibat peristiwa kecelakaan tersebut. .


Informasi terkini dilapangan , Menyebutkan bahwa kedua sopir tersebut dibawa ke Rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sedangkan kedua mobil tersebut masih berada di lokasi kejadian .

Tampak beberapa warga desa mengatur kelancaran lalulintas dilokasi kejadian , Mengingat tempat tersebut merupakan tikungan tajam dan tanjakan serta sudah sering terjadi kecelakaan ditempat yang sama .


(Reno).