Medan, [bhayangkaranews.id], Diawal dengan kata Sambutan Ketua DPW APBMI SUMUT ( Salomo VC Nababan ) "Mengharapkan kepada SPMT agar kiranya PBM saja yang bekerja untuk melakukan kegiatan B/M di Pelabuhan Belawan", Jumat (24/6/2022)

Dilanjut kata Sambutan Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan ( Bapak Ir.Andi Fiardi,MT ), "Menyambut baik usulan dan harapan  Ketua DPW APBMI , bahwa B/M barang di Pelabuhan Belawan menjadi ranah PBM saja, Beliau menyikapinya dengan positif"

Adapun agenda dari rapat tersebut adalah, 

A.Pengesahan Panitia SC dan OC

B.Pembahasan dan Penentuan Tempat dan Tanggal Muswiĺ 

C.Rencana Penanda tanganan KKB dan OPP/OPT Tahun.2022 - 2024

-Peserta Family Gathering DPW APBMI SUMUT. Pimpinan Rapat : Ketua DPW APBMI SUMUT dan Notulis  : Andika Putra Zainal

Masih penyampaian kata Sambutan SPMT ( Bapak Jhoni Hutama ) "Menginginkan agar Program SPMT tentang pemberlakuan SINGLE BILLING dapat segera diberlakukan di Pelabuhan Belawan yang nantinya kelak akan menjadi Barometer untuk semua Palabuhan di Indonesia dengan alasan :

1. Masih adanya PBM internal dan Eksternal di Pelabuhan Belawan. 2 Masih adanya persaingan Tarif B/M di pelabuhan Belawan. 3. Bahwa dgn diberlakukannya Single Billing maka Untuk Standarisasi Pelayanan Komersil, Operasional, Financial, Invoicing dllnya kelak akan menjadi Nilai Tambah bagi kedua belah pihak (SPMT dan PBM ).

Pada kesempatan rapat tersebut ditampung saran dan usul serta pandangan antara lain :

1. Pada dasarnya semua anggota menyetujui dan mendukung semua program dalam Materi Rakeropwil .

2. Terkait Single Billing yg akan diberlakukan di Pelabuhan Belawan, anggota DPW APBMI SUMUT masih menunggu tindak lanjut dari pihak SPMT untuk dilakukan  pembahasan yang lebih intensif sehingga nantinya akan menghasilkan kesimpulan yang saling menguntungkan para pihak dan pihak SPMT telah berjanji akan mengundang DPW APBMI untuk mendiskusikan hal tsb lebih komprehensip.

3. Terkait "Alat" kerja milik PBM bilamana diberlakukan Single Billing masih dapat/ bolehkah di pakai lagi atau semua Alat kerja hanya milik SPMT yang dipakai dan alat milik PBM bagaimana kedepannya.

4. Ada juga usulan yang menginginkan dari pada memberlakukan Single Billing lebih baik Sharing yg selama ini udah berjalan dinaikkan.

5. Meminta kepada DPW APBMI agar lebih intens berkoordinasi dgn Pihak Koperasi Upaya Karya agar TKBM nya bekerja lebih tertib dan disiplin serta menghargai pihak PBM selaku pemberi kerja.

Rapat ditutup dengan fhoto bersama peserta rapat.(red)